Sebelum Meninggal, Bocah 1,5 Tahun yang Tertimpa Pohon di Jalan Slamet Riyadi Solo Sempat Koma

Sampai Senin (22/7/2019) bocah tersebut masih mendapat perawatan intensif dari dokter di Rumah Sakit Kasih Ibu.

Sebelum Meninggal, Bocah 1,5 Tahun yang Tertimpa Pohon di Jalan Slamet Riyadi Solo Sempat Koma
TribunSolo.com/Ryantono
Ayah Korban Rohmad Slamet Widodo (39) Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -  Bocah 1,5 tahun berinisial KAN warga Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan yang terkena pohon tumbang saat Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (21/7/2019) pagi akhirnya dinyatakan meninggal.

Sebelum meninggal KAN dalam kondisi koma, dan dirawat di RS Kasih Ibu, Solo.

Sampai Senin (22/7/2019) bocah tersebut masih mendapat perawatan intensif dari dokter di Rumah Sakit Kasih Ibu.

Ayah Korban Rohmad Slamet Widodo (39) Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan mengatakan, mereka biasa duduk di city walk Slamet Riyadi tepatnya di depan gedung lowo kawasan center poin usai car free day (cfd).

Saat itu, angin kencang terjadi di kawasan tersebut menyebabkan pohon ambruk.

"Saya sudah dengar suara kretek, kretek. Istri saya langsung menggendong anak kedua saya yang berusia 1,5 tahun tersebut," terang Rohmad ditemui TribunSolo.com di RS Kasih Ibu Solo, Senin (22/7/2019).

Tampil Cantik dan Menawan dalam Acara Brand Perhiasan Mewah, Song Hye Kyo Justru Dihujat Netizen

Saat menggendong ini tangan istri Rohmad  dan kepala anak keduanya terserempet pohon terjatuh.

"Lokasi pohon palem tersebut jatuh ditempat keluarga saya duduk-duduk di city walk dekat pos polisi dan Videotron," tutur Rohmad.

Saat itu, istri Rohmad Kaget karena anak keduanya jatuh, kemudian ada seseorang yang memberikan pertolongan dan membawa anak tersebut ke RS Kasih Ibu.

Bocah 1,5 Tahun yang Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Slamet Riyadi Solo Meninggal Dunia

"Saat jatuh itu sudah pingsan dan saat ini juga Koma di PICU," papar Rohmad, Senin (22/7/2019).

Diberitakan sebelumnya, Dr Divan selaku Asisten manajer humas RS Kasih Ibu Surakarta mengatakan, KAN dinyatakan meninggal pukul 11.20 WIB karena memang kondisinya kritis.

"Sudah dinyatakan meninggal karena kondisi kritis," papar Dr.Divan pada TribunSolo.com, Senin (22/7/2019). (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved