Sempat Tertunda, KPU Sukoharjo Gelar Rapat Pleno Penetapan Kursi Calon Anggota DPRD Sukoharjo

Rapat pleno digelar di Pendopo KPU Sukoharjo, Senin (22/7/2019), yang dihadiri sejumlah saksi partai politik dan Bawaslu Sukoharjo.

Sempat Tertunda, KPU Sukoharjo Gelar Rapat Pleno Penetapan Kursi Calon Anggota DPRD Sukoharjo
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Ketua dan Komisioner KPU Sukoharjo saat rapat pleno di Pendopo KPU Sukoharjo, Senin (22/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo menggelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo Pemilu 2019.

Rapat pleno digelar di Pendopo KPU Sukoharjo, Senin (22/7/2019), yang dihadiri sejumlah saksi partai politik dan Bawaslu Sukoharjo.

Rapat pleno ini sempat tertunda selama 2 minggu lantaran pada rapat Pleno Rabu (3/7/2019) lalu, KPU Sukoharjo belum mengantongi Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, rapat ini memfokuskan pada pembacaan perolehan hasil anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo periode 2019 - 2024.

Di Balik Video Klip Dewi Perssik untuk Lagu Cinta Ayah, Depe Menangis Sesenggukan sampai Serak

Hal ini berkaitan gugatan yang diajukan Partai Berkarya dan PAN yang belum diputuskan MK, sehingga KPU Sukoharjo belum bisa melakukan penetapan.

"Dalam proses persidangan, gugatan PAN sudah dicabut, tetapi sudah masuk BRPK, sedangkan Partai Berkarya putusannya masuk dalam sela hari ini, terkait gugatan Dapil Jateng V."

"Itu alasan mengapa kita hari ini agendanya hanya pembacaan, dan tidak bisa melaksanakan penetapan, larena menunggu keputsan akhir dari MK pada tanggal 5 - 9 Agustus," terangnya.

Dia menegaskan, untuk DPRD Kabupaten Sukoharjo tidak terpengaruh dengan gugatan dua partai tersebut.

Balita 1,5 Tahun Tewas Tertimpa Pohon, Wali Kota Solo: Biaya Rumah Sakit Ditanggung Pemkot

"Sehingga kita hari hanya membacakan perolehan kursi masing-masing partai politik di masing-masing dapil, dan juga calon terpilih," lanjutnya.

Untuk penetapan, dia mengatakan Akhir Masa Jabatan (AMJ) DPRD Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 8 agustus, dan dilantik pada 9 September.

"Semoga putusan MK sebelumnya, sehingga pelantikan bisa dilakukan sebelum AMJ habis," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved