Mengenal Sosok Pratu Usman Halembo, Prajurit TNI yang Gugur Ditembak KKB Papua Saat sedang Shalat 

Usman yang merupakan anak sulung merupakan tulang punggung keluarga. Usman baru dua tahun bertugas sebagai prajurit TNI.

Mengenal Sosok Pratu Usman Halembo, Prajurit TNI yang Gugur Ditembak KKB Papua Saat sedang Shalat 
(Kolase Intisari dan youtube)
Ilustrasi: Kronologi Prajurit TNI Diserang KKB Papua Saat Sedang Shalat 

Jenazah Pratu Usman Halembo berhasil di evakuasi ke Kabupaten Mimika, Minggu (21/7/2019)

Prada Usman Helembo merupakan pasukan Satgas Yonif 755/Yallet yang ditembak KKB Papua di lokasi pembangunan jembatan Yuguru-Kenyam, Distrik Yugur, saat sedang istirahat dan shalat, Sabtu (20/72019).

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Jenazah Pratu Mukamu yang Gugur Ditembak KKB Diterbangkan ke Kampung Halaman', jenazah Prada Usman Helembo dievakuasi dengan menggunakan Helly Bel 412 EP/HA -5178 TNI AD yang di piloti Mayor Cpn Suwardi.

Sekitar pukul 09.37 WIT, Helly Bell 412 EP/HA-5178 TNI AD yang dipiloti oleh Mayor Cpn Suwardi, take off dari Hanggar Penerbad Bandara Mozes Kilangin Mimika menuju Camp PT PP di Kampubg Yuguru.

Lalu, sekitar pukul 11.13 WIT, Helly Bel 412 EP/HA-5178 TNI AD landing di Hanggar Penerbad Bandara Mozes Kilangin Mimika untuk selanjutnya jenazah dibawa ke rumah sakit Caritas Mimika.

"Evakuasi sudah dilakukan pagi tadi. Kini jenazah Prada Usman disemayamkan di rumah sakit Caritas Mimika, sambil dilakukan pemeriksaan," ungkap Kapendam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf M. Aidi saat ditelepon, Minggu siang.

Aidi mengatakan, rencananya jenazah Prada Usman Helembo akan diterbangkan ke Wamena, Kabupaten Nduga, untuk disemayamkan di Kodim Wamena.

"Almarhum berasal dari Kabupaten Yahukimo. Namun, kita belum tau apakah almarhum di makamkan di Yahukimo. Kita masih menunggu permintaan dari pihak keluarga. Hanya saja jenazah rencananya kita bawa ke Wamena dulu," pungkasnya.

Untuk di lokasi penembakan, kata Aidi, pihaknya tak melakukan pengejaran, melainkan melakukan konsolidasi terhadap masyarakat setempat, serta melakukan pengamanan terhadap pembangunan disana.

Geram Terhadap Nazar Amien Rais yang Tak Terwujud, Lilik Jalan Kaki dari Yogyakarta Hingga Jakarta

"Pembangunan infrastruktur akan terus dilaksanakan. Tidak akan dihentikan. Pasukan di sana akan terus mengawal agar proyek strategis pemerintah pusat itu bisa berjalan dengan baik," tegasnya.

Halaman
1234
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved