Temukan Banyak BPKB di Kantor 'Investasi Bodong' PT KAS, Polisi Telusuri Keberadaan Aset Kendaraan

Selama proses pemeriksaan hingga Rabu (24/7/2019), polisi akan terus menelusuri keberadaan kendaraan milik PT KAS.

Temukan Banyak BPKB di Kantor 'Investasi Bodong' PT KAS, Polisi Telusuri Keberadaan Aset Kendaraan
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah saat dikonfirmasi awak media, Klaten, Rabu (24/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Petugas kepolisian Polres Klaten akhirnya berhasil menangkap dan memeriksa Bos PT Krishna Alam Sejahtera (PAS), Al Farizi.

Selama proses pemeriksaan hingga Rabu (24/7/2019), polisi akan terus menelusuri keberadaan kendaraan milik PT KAS.

"Usai pemeriksaan kami menemukan BPKB banyak dari PT KAS," kata Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah, Rabu (24/7/2019) siang.

"Selain itu masih ada kendaraan fisik yang masih dibawa oleh staf PT KAS," katanya.

Beberapa kendaraan tersebut dipinjamkan oleh Al Farizi kepada staf untuk operasional pabrik.

Saat ini pihaknya terus menelusuri apakah masih ada surat kendaraan yang belum ditemukan.

"Kami juga terus menelusuri kendaraan-kendaraan tersebut ada di mana," katanya.

Wanita Muda di Solo Jadi Korban Perampasan Motor, Sebelumnya Ditipu Ada Ular di Motornya

Dari hasil pemeriksaan selama ini, polisi berhasil menyita uang senilai Rp 3 Miliar lebih dari rekening Al Farizi.

Polisi juga menyita sertifikat deposito palsu senilai 65 Miliar.

Ada juga beberapa dokumen kendaraan, kartu identitas seperti KTP dan SIM.

Polisi juga menyita STNK Kendaraan 3 unit mobil.

Ratusan Korban Investasi Bodong PT KAS Klaten Datangi Polres Klaten Minta Keadilan

Polisi Temukan Uang Tunai Rp 3 Miliar di Rekening Bos PT KAS yang Tipu Warga dengan Investasi Bodong

Awalnya Menjanjikan Investasi, Ternyata Bos PT KAS yang Tipu Banyak Warga Hanya Putar Uang Mitra

Penelusuran surat kendaraan tersebut dilakukan untuk menginvetarisasi aset milik PT KAS guna mempermudah penyelidikan.

"Akan akan kumpulkan total aset PT KAS karena uang mitra tersebut kan untuk membiayai aset dari PT," katanya.

"Setelah semua data siap kami juga akan kembalikan ke mitra agar bisa melaporkan secara perdata," katanya.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved