Ada Kriminilisasi, Aktivis PT RUM Pertanyakan Kenapa Warga Sipil Ditangkap

Enam orang yang bebas bernama Kelvin Ferdiansyah, Subekti, Sukemi, Sutarno, Bambang, Danang, dan Brilian yang bebas bersyarat.

Ada Kriminilisasi, Aktivis PT RUM Pertanyakan Kenapa Warga Sipil Ditangkap
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Aksi damai puluhan massa di depan Fashion Village Sukoharjo menyampaikan tuntutan kepada PT RUM, Rabu (20/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Enam orang aktivis PT Rum, yang sempat mendekam dipenjara akhirnya dibebaskan, Kamis (25/7/2019).

Enam orang yang bebas bernama Kelvin Ferdiansyah, Subekti, Sukemi, Sutarno, Bambang, Danang, dan Brilian yang bebas bersyarat.

Mereka dihukum 1,6 tahun penjara, dengan mendapat remisi 2 bulan, sehingga mereka menjalani masa hukuman selama 1,4 tahun penjara.

Mereka ditangkap atas tuduhan Pasal 187 ayat 1 dan 2 serta pasal 170 ayat 1 KUHP tentang Pengrusakan Barang.

Menurut Sutarno, ada kriminalisasi dalam khasusnya tersebut.

Curhat Sutarno, Aktivis PT RUM Pasca Bebas: Masih Akan Terus Berjuang Demi Masyarakat

"Yang memicu kerusuhan bukan warga, kita demo murni, bukan untuk merusak," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (26/7/2019).

Dia mengatakan, ada sosok mr. X, dari luar demonstran yang menjadi profokator sehingga aksi demo di pabrik PT Rum pada pertengahan 2018 menjadi ricuh.

Nono Ditemukan Sudah Jadi Mayat, Sebelumnya Mancing Sendirian di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

"Saat demo itu, saya melihat pria mengenakan masker yang melembar kemasan air mineral ke arah polisi."

"Saya yakin dia bukan bagian masyarakat yang melakukan unjuk rasa," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved