Perdamaian Korut-Korsel Berantakan, Kim Jong Un Langsung Pamer 'Mainan' Baru : Rudal Penghancur

Perdamaian Korut-Korsel Berantakan, Kim Jong Un Langsung Pamer 'Mainan' Baru : Rudal Penghancur Baru

Editor: Aji Bramastra
Conservativedailypost.com
Kim Jong-un berambisi untuk terus mengembangkan rudal nuklir. 

TRIBUNSOLO.COM - Wacana perdamaian Korea Utara dan Korea Selatan yang dijembatani Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terancam berantakan.

Penyebabnya, Kim Jong Un dikabarkan kecewa dengan sikap pejabat Korea Selatan yang menunjukkan perilaku ganda.

Saat Kim Jong Un Terima Surat Istimewa dari Donald Trump

Dilansir situs kantor berita KCNA, pada Jumat (26/7/2019), Korea Selatan disebut mengajak pembicaraan damai, namun di belakang layar juga mengirimkan persenjataan ultra-modern dan mengadakan latihan militer gabungan.

"Kepala eksekutif Korea Selatan seharusnya tidak membuat kesalahan dengan mengabaikan peringatan dari Pyongyang," tulis KCNA yang diyakini merujuk pada Presiden Moon Jae-in.

Kim Jong-un berambisi untuk terus mengembangkan rudal nuklir.
Kim Jong-un berambisi untuk terus mengembangkan rudal nuklir. (Conservativedailypost.com)

Pyongyang telah memperingatkan bahwa latihan perang bersama antara Amerika Serikat dengan Korea Selatan bakal mempengaruhi proses pembicaraan tentang denuklirisasi yang rencananya baru akan dimulai kembali.

Membedah Fasilitas Serba Wah di Kereta Anti Peluru yang Membawa Kim Jong-Un Menuju Vietnam

Kim Jong Un mengatakan Korea Utara harus mengembangkan sistem persenjataan yang super kuat tanpa henti untuk menghapus potensi yang mengancam keamanan nasional dari Korea Selatan.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan turut mengawasi secara langsung proses peluncuran "senjata taktis tipe baru" yang dilakukan pada Kamis (25/7/2019) pagi.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (AP)

Disebutkan bahwa peluncuran senjata tipe baru tersebut sebagai peringatan serius yang ditujukan kepada para penghasut perang militer Korea Selatan.

"Ketua Kim secara pribadi mengatur dan memandu jalannya peluncuran sistem persenjataan canggih pada hari Kamis," tulis KCNA, yang merujuk pada dua rudal jarak pendek yang ditembakkan dan jatuh ke laut.

"Ketua Kim puas dengan hasil yang ditunjukkan dalam uji coba," lanjut laporan media resmi Korea Utara tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Kantor Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) bahwa Korea Utara telah menembakkan dua rudal jarak dekat pada Kamis pagi.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In di kawasan demiliterisasi Panmunjom pada Sabtu (26/5/2018).
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In di kawasan demiliterisasi Panmunjom pada Sabtu (26/5/2018). (Twitter/Cheong Wa Dae)

Rudal pertama ditembakkan pada pukul 05.34 dan menempuh jarak sejauh 430 kilometer, sementara rudal kedua yang diluncurkan sekitar pukul 05.57 pagi mencapai jarak 690 kilometer sebelum akhirnya jatuh ke Laut Timur.

Menurut JCS, satu dari dua rudal yang ditembakkan Korea Utara merupakan rudal tipe terbaru yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Itu menjadi uji coba rudal pertama yang dilancarkan Pyongyang sejak pertemuan antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden AS Donald Trump di zona demiliterisasi pada akhir Juni lalu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kim Jong Un Awasi Peluncuran Rudal Tipe Baru Korea Utara"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved