CEO Persija Bantah Ada Mafia Bola yang Ikut Campur dalam Penundaan Final Piala Indonesia

"Sepak bola memang ada mafia bahkan mungkin adanya rumah judi itu mengindikasikan ada banyak hal terjadi," ucap FP.

CEO Persija Bantah Ada Mafia Bola yang Ikut Campur dalam Penundaan Final Piala Indonesia
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Chief Executif Officer Persija Jakarta, Ferry Paulus saat memberikan keterangan di Hotel Atlet Century Park, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, MAKASSAR -Skuat Persija Jakarta akan melakoni laga tunda leg kedua final Piala Indonesia kontra PSM Makassar pada Selasa (6/8/2019) mendatang di Stadion Andi Matalatta Makassar.

Sebelumnya laga leg kedua itu akan digelar pada Minggu (28/7/2019) namun PSSI memutuskan untuk menunda lantaran adanya pelemparan batu oknum suporter PSM kepada bus Persija.

Beredar anggapan bahwa PSSI memihak Persija dengan mengabulkan permintaannya untuk tidak tampil pada tanggal 28 Juli karena faktor keamanan.

Isu mafia sepak bola turut kembali mencuat setelah banyak yang menilai mafia bola ikut 'bermain' sampai terjadinya penundaan laga leg kedua final Piala Indonesia itu.

Bilang Go-Jek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka Dimiliki Singapura, Kepala BKPM Minta Maaf

Secara tegas CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus membantah dan memastikan tidak ada sangkut pautnya mafia bola pada penundaan jadwal tanding Persija kontra PSM di leg kedua final Piala Indonesia.

"Saya pikir terlalu jauh kalau bicara soal mafia bola, apalagi mafia-mafia lain," kata Ferry pada jumpa pers, Selasa (30/7/2019) di Kantor Persija, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Menurut saya apa yang ada pasca selesainya satgas anti mafia bola, sepak bola Indonesia ini sudah semakin baik."

"Bahwa infonya ini ada mafia bola, tidak-lah, ini keliru, saya pastikan itu," tegas Ferry.

Modus Penyelundupan Pengunjung di Lapas Solo: Selipkan Obat di Payudara dan Ponsel di Selangkangan

Ferry menilai urusan mafia memang mungkin selalu ada dengan adanya rumah judi dan yang lainnya, namun pria 54 tahun itu sekali lagi menegaskan penundaan jadwal final tidak ada kaitannya dengan mafia.

Menurut Ferry yang lebih sering disapa sesuai inisialnya itu penundaan jadwal leg kedua final Piala Indonesia murni karena ketidaknyamanan kubu Persija atas serangkaian serangan yang dilakukan oknum suporter lawan.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved