KPK Geledah Ruangan Sekda Jawa Barat, Diduga Terkati Kasus Suap RDTR Meikarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruangan Sekda Jawa Barat (Jabar) Iwa Karniwa di Gedung Sate, Bandung, Rabu (31/7/2019) pagi ini.

KPK Geledah Ruangan Sekda Jawa Barat, Diduga Terkati Kasus Suap RDTR Meikarta
Kompas.com/HILDA B ALEXANDER
Kondisi taman dan danau buatan. Sebagian tak terawat, Sabtu (20/10/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruangan Sekda Jawa Barat (Jabar) Iwa Karniwa di Gedung Sate, Bandung, Rabu (31/7/2019) pagi ini.

Sejumlah petugas KPK yang dijaga aparat kepolisian saat ini tengah memeriksa ruangan dan dokumen di ruangan yang memiliki 5 ruang yakni Ruang Kerja Sekda, Ruangan Sekretaris Pribadi, Ruangan Staf Sekda Jabar serta Ruang Rapat Ciremai.

"Iya, ada penggeledahan dalam kasus suap terkait RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) Meikarta pagi ini di ruang Sekda Jabar," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, kepada pewarta, Rabu (31/7/2019).

Akan tetapi Febri belum bisa membeberkan hasil penggeledahan dikarenakan saat ini penggeledahan masih berlangsung, seperti dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Diberitakan, KPK menetapkan bekas Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto dan Sekda Pemprov Jabar periode 2015-sekarang Iwa Karniwa sebagai tersangka.

KPK Kemungkinan Bakal Umumkan Tersangka Baru Kasus Suap Dana Hibah Kemenpora

Bartholomeus diduga menyuap Iwa untuk memuluskan aturan mengenai RDTR. Total suap yang diterima oleh Iwa mencapai Rp1 miliar. 

Adanya kebutuhan suap disampaikan oleh bekas Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Neneng Rahmi Nurlaili pada April 2017 lalu. 

Didapatkan informasi agar RDTR diproses, maka Neneng Rahmi Nurlaili harus bertemu dengan tersangka Iwa Karniwa.

Neneng Rahmi kemudian mendapatkan informasi bahwa tersangka Iwa meminta uang Rp1 miliar untuk penyelesaian proses RDTR di provinsi.

Sementara, Bartholomeus tidak hanya menyuap Neneng Rahmi, namun ia juga memberi duit kepada eks Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin.

Halaman
123
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved