Pemilu 2019 di Sukoharjo Jawa Tengah Dianggap Belum Ramah Bagi Kaum Disabilitas

Dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang belum ramah disabilitas.

Pemilu 2019 di Sukoharjo Jawa Tengah Dianggap Belum Ramah Bagi Kaum Disabilitas
TribunSolo.com/Agil Tri
Proses evaluasi fasilitas kampanye di Rumah Makan Wisma Boga Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Kamis (1/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang belum ramah disabilitas.

Hal tersebut diungkapkan saat KPU Sukoharjo menggelar evaluasi fasilitas kampanye di Rumah Makan Wisma Boga Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Kamis (1/8/2019).

Menurut Ketua Bina Akses Jawa Tengah Cabang Sukoharjo, Budi Yudhoyono mengatakan, kaum disabilitas masih merasa kesulitan dengan akses di tiap TPS yang ada.

"Saat saya mau masuk TPS, saya tidak bisa mengakses, saya tetap diangkat dan sebagainya."

"Maksudnya, TPS belum ramah difabel, karena difabel masih merasa kesulitan untuk meng akses TPS," katanya.

Sebelum Meninggal, Agung Hercules Berusaha Keras Lawan Sakitnya, Diradiasi Hingga 33 Kali

Mendikbud Muhadjir Effendy: Selain Sistem Zonasi Bagi Siswa, Guru Juga Akan Direlokasi Sesuai Zona

Namun, dia mengapresiasi KPU pada pemilu ini sudah ada kemajuan karena kaum disabilitas setelah mencoblos, kemudian didata.

"Di tiap TPS disabilitas disodori blangko untuk ditandatangani, mudah-mudahan sarana prasarana bisa dievaluasi melalui data dari blangko tersebut," ucapnya.

Seni Lampu Meriahkan Soft Lounching Muktamar Muhamadiyah ke-48 di UMS

Dia berharap, TPS ramah kaum disabilitas ini bisa mulai diterapkan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sukoharjo pada 2020 mendatang.

"Mudah-mudahan untuk mengawali itu bisa diterapkan dalam pilkada 2020 mendatang," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengatakan, semua bahan evaluasi dan masukan yang terjaring pada forum tersebut akan ditampung KPU Sukoharjo.

"Kemudian data tersebut akan dikirim ke KPU Provinsi dan KPU Pusat sebagai bahan evaluasi," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved