Ustaz Wahyudin di Mata Sang Anak: Bapak Sosok yang Tegas dan Punya Pendirian Kuat

Menurut anak pertamanya, Dzikky Ridwanullah, sosok almarhum merupakan sosok yang tegas.

Ustaz Wahyudin di Mata Sang Anak: Bapak Sosok yang Tegas dan Punya Pendirian Kuat
TribunSolo.com/Agil Tri
Jemaah salat jenazah almarhum ustaz Wahyudin 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pimpinan yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Islam Al-Mukmin, Ngruki, Grogol, ustaz Wahyudin (67) tutup usia Minggu (4/8/2019).

Kepergian ustaz Wahyudin meinggalkan seorang istri, tujuh orang anak, dan enam cucu.

Menurut anak pertamanya, Dzikky Ridwanullah, sosok almarhum merupakan sosok yang tegas.

Jenazah Ustaz Wahyudin Diberangkatkan ke Ciamis Jawa Barat

"Bapak sosok yang Tegas, dan punya pendirian kuat."

"Apapun yang diputuskan menjadi keputusan bapak, karena karakternya seperti itu," katanya.

Selain itu, dia juga mengajarkan kemandirian kepada anak-anaknya, agar tidak menggantungkan hidup di Ponpes.

"Bapak meminta untuk tidak menggantungkan hidup di Ponpes."

"Dan meminta agar putra-putranya bisa mandiri sendiri-sendiri," imbuhnya.

4 Peristiwa di Pemadaman Listrik Jabodetabek dan Jawa Barat, Tamu Pernikahan Gerah, KRL Lumpuh

Hal tersebut diwujudkan dengan tidak adanya nama anaknya yang masuk dalam struktur organisasi kepengurusan Ponpes.

"Bapak gak pernah mengeluh, selalu berpikir apa yang terjadi merupakan takdir allah, dan berpesan supaya selalu bertawakal dan ikhtiar," ucapnya.

Dzikky menambahkan, pada tahun 1990-an, ayahnya mendirikan Pinpes Nurul Salam di Ciamis, Jawa Barat.

Dan meminta jika dia tutup usia, agar dimakamkan di kampung halamannya di Ciamis, Jawa Barat. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved