21 Desa di Sukoharjo Belum Ajukan Permohonan Pencairan Bantuan Hibah Bantuan Keuangan

Belum semua desa di Kabupaten Sukoharjo memanfaatkan secara maksimal Bantuan Hibah Bantuan Keuangan (BHBK).

21 Desa di Sukoharjo Belum Ajukan Permohonan Pencairan Bantuan Hibah Bantuan Keuangan
TribunSolo.com/Agil Tri
Sosialisasi BHPK di GSP, Selasa (6/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Belum semua desa di Kabupaten Sukoharjo memanfaatkan secara maksimal Bantuan Hibah Bantuan Keuangan (BHBK).

Hal ini terlihat dengan adanya beberapa desa yang belum mengajukan permohonan pencairan BHPK.

Menurut Kabag Pembangunan Kabupaten Sukoharjo Triyono, setidaknya ada 21 desa yang belum mengajukan permohonan pencairan BHPK untuk pembangunan sarana fisik anggaran perubahan 2019.

Jual Rokok pada Anak dan Perempuan Hamil di Solo Terancam Denda Rp 10 Juta dan Kurungan 3 Bulan

Padahal, manfaat dari BHBK fisik kontribusinya begitu besar bagi pembangunan desa.

"Kalau yang sifatnya fisik, azas manfaatnya tentu tiap desa berbeda, karena ada yang berupa jalan, talud dan beberapa lainnya."

"Tapi yang jelas, masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya," katanya, Rabu (8/8/2019).

Nilai BHBK fisik ini sendiri, bahkan mencapai Rp 10 miliar lebih.

Hanya saja mendekati penetapan anggaran perubahan tahun ini, masih ada 21 desa yang belum mengajukan pencairan.

"Sebetulnya para kepala desa ini sudah paham."

"Namun saat ini pemerintahan desa cukup banyak mengelola anggaran bantuan, baik dari kabupaten maupun provinsi," jelasnya.

Banyak Siswa Membolos, Satpol PP Klaten Berharap Guru dan Orangtua Lebih Peduli

Dia berharap kepada para kades sesegera mungkin mengajukan pencairan sebelum bulan Desember mendatang.

Karena jika pencairan belum juga diajukan, ditakutkan dana BHPK akan hangus. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved