Jual Rokok pada Anak dan Perempuan Hamil di Solo Terancam Denda Rp 10 Juta dan Kurungan 3 Bulan

Pedagang rokok di Solo saat ini tidak diperbolehkan menjual rokok pada perempuan hamil dan anak di bawah umur (18 tahun).

Jual Rokok pada Anak dan Perempuan Hamil di Solo Terancam Denda Rp 10 Juta dan Kurungan 3 Bulan
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Poster larangan merokok yang ditempel di Kantor Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2015). Peraturan ini sesuai dengan Perda DKI Nomor 2 Tahun 2005. Bagi pelanggar, akan dikenakan pidana kurungan maksimal enam bulan dan denda maksimal Rp 50 juta. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pedagang rokok di Solo saat ini tidak diperbolehkan menjual rokok pada perempuan hamil dan anak di bawah umur (18 tahun).

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang baru saja disahkan, Selasa (6/8/2019).

Dalam perda tersebut ada poin aturan pada pasal 28 yang berbunyi:

'Setiap Orang dan/atau Badan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1) dan Pasal 17 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah).'

Perda KTR Disahkan, Jual Rokok dan Merokok di Lima Kawasan Solo ini Bisa Disanksi Penjara dan Denda

Sementara pada pasal 16 disebutkan: 'Setiap orang dan/atau badan yang menjual rokok di KTR yang merupakan tempat penjualan rokok dilarang menjual rokok kepada anak usia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan perempuan hamil.'

"Saat ini sudah ada aturan yang mengatur soal Kawasan Tanpa Rokok (KTR) termasuk penjualannya," kata Anggota DPRD Solo dari PDI Perjuangan sekaligus Pansus Perda KTR Kota Solo, Ginda Ferachtriawan, Kamis (8/8/2019).

Ada lima tempat yang dilarang dalam perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk menjual rokok dan merokok yakni kawasan pendidikan, kesehatan, ibadah, angkutan umum, tempat anak bermain.

Anggota DPRD Solo dari PDI Perjuangan sekaligus Pansus Perda KTR Kota Solo, Ginda Ferachtriawan mengatakan, ada aturan yang tidak dibolehkan untuk menjual rokok dan merokok.

"Lima tempat yang tidak boleh sama sekali untuk menjual rokok dan merokok," kata Ginda Ferachtriawan dihubungi TribunSolo.com, Kamis (8/8/2019).

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved