Sambut Hari Kebangkitan Teknologi, Prodi FTV ISI Solo Bakal Putar Film Restorasi 'Bintang Ketjil'

Film besutan Wim Umboh dan Musbach Yusra Biran ini akan diputar di CGV Cinema, Transmart Pabelan, Sukoharjo, Selasa (13/8/2019).

Sambut Hari Kebangkitan Teknologi, Prodi FTV ISI Solo Bakal Putar Film Restorasi 'Bintang Ketjil'
Instagram @isi_surakarta
Poster pemutaran film restorasi 'Bintang Ketjil' yang bakal digelar Prodi FTV ISI Surakarta di CGV Cinema, Transmart Pabelan, Sukoharjo, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Program Studi Film dan Televisi Institut Seni Indonesia (Prodi FTV ISI) Solo akan memutar film restorasi Bintang Ketjil.

Film besutan Wim Umboh dan Musbach Yusra Biran ini akan diputar di CGV Cinema, Transmart Pabelan, Sukoharjo, Selasa (13/8/2019).

Film restorasi Bintang Ketjil diputar sebagai upaya menyambut Hari Kebangkitan Teknologi tahun 2019.

"Media film itu tidak pernah lepas dari teknologi."

"Dan, seseorang seringkali lupa apa yang hadir di layar adalah salah satu hasil purwarupa dari teknologi itu sendiri," ungkap Ketua Jurusan Seni Media Rekam ISI Solo, Sri Wastiwi, kepada TribunSolo.com, Minggu (11/8/2019).

Film BTS Bring the Soul: The Movie Tayang Sepekan, Tiket Dijual di CGV, Cinemaxx dan Cinema XXI

Lebih lanjut, Sri Wastiwi menjelaskan kehadiran film restorasi dapat menumbuhkan kesadaran seseorang akan manfaat teknologi.

"Kegiatan restorasi dapat memunculkan kesadaran akan begitu besarnya manfaat teknologi dalam pelestarian sebuah karya cipta manusia dalam bentuk film," tandas Sri Wastiwi.

Film restorasi Bintang Ketjil bercerita tentang petualangan dua orang anak, Maria dan Suzy yang memutuskan untuk berpetualang ke kebun binatang seorang diri.

Petualangan ini terjadi, setelah janji orang tua mereka untuk mengajak mereka ke kebun binatang tak kunjung kesampaian.

Live Streaming MotoGP Austria 2019 Live di Trans 7 Mulai Pukul 17.00 WIB

Dalam perjalanannya, Maria dan Suzy bertemu dengan seorang anak penyemir sepatu dan seorang mantan guru yang eksentrik.

Pertemuan ini membawa Maria dan Suzy ke tempat-tempat yang penuh dengan musik dan kegembiraan.

Film restorasi Bintang Ketjil tak hanya menawarkan petualangan Maria dan Suzy.

Melalui film ini, penonton juga akan diajak melihat kemampuan aktik dari para personil grup musik legendaris Indonesia, Koes Bersaudara.

Pemutaran film restorasi Bintang Ketjil juga akan dimeriahkan diskusi dan sosialisasi restorasi film di Indonesia.

Acara ini akan dihadiri salah satu pelaku restorasi film Indonesia, Lintang Gitomartoyo.

(*)

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved