Berita UNS Solo

Bengawan Student Formula UNS Bakal Berkompetisi di Jepang, Siapkan Mobil Bernama Yudhistira

Tim Bengawan Formula Student UNS akan mengikuti kompetisi Formula Sae Japan 2019 mulai 27-31 Agustus 2019 di Sizuoka Prefecture, Ecopa Stadium, Jepang

Bengawan Student Formula UNS Bakal Berkompetisi di Jepang, Siapkan Mobil Bernama Yudhistira
Dokumen Humas UNS
Bentuk mobil dengan nama Yudhistira dibuat Tim Bengawan Formula Student UNS akan mengikuti kompetisi Formula Sae Japan 2019 mulai 27 - 31 Agustus 2019 di Sizuoka Prefecture, Ecopa Stadium, Japan.  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tim Bengawan Formula Student UNS akan mengikuti kompetisi Formula Sae Japan 2019 mulai 27 - 31 Agustus 2019 di Sizuoka Prefecture, Ecopa Stadium, Jepang.

Dalam event Formula Sae Japan 2019 tersebut Tim Bengawan Formula UNS menyiapkan mobil dengan nama Yudhistira.

GM Tim Bengawan Formula UNS sekaligus mahasiswa Semester 4 Fakultas Teknik Ardhan Prasetyo mengatakan, nama Yudhistira untuk mobil mereka tersebut bermakna tangguh dalam menempuh cobaan dan rintangan.

"Tahun ini kami berharap dapat menempuh rintangan di segala medan dan rintangan lomba," kata Ardhan Prasetyo pada Wartawan, Senin (12/8/2019).

Rumah Sakit UNS Solo Jadi RS Pertama di Jateng-DIY yang Miliki Klinik Jantung

Yudhistira diambil dari nama Pandawa pertama yang berisikan harapan tim Bengawan Formula UNS dapat menjadi yang pertama dalam lomba kompetisi Formula Sae Japan 2019.

Pembuatan mobil Yudhistira ini menghabiskan biaya sekitar Rp 200 juta.

Mobil ini dipersiapkan untuk lomba Formula Sae di Jepang kategori internal combination engine.

Mobil tahun ini mengusung tema warna biru berbeda dengan tahun kemarin hitam dan merah.

FGD FEB UNS Bahas Sinergitas Fintech Dalam Konsep Syariah: Inovasi & Harus Jawab Kebutuhan Milenial

"Untuk tahun ini sendiri kami lebih meriset dalam suspensi dan juga engine. Mesin mengunakan CB 400cc," kata GM Tim Bengawan Formula UNS Ardhan Prasetyo.

"Kami dinilai bukan hanya mesin dan kecepatan saja," kata Ardhan.

"Tapi juga dinilai bagimana kita membuat mobil sendiri dan memperjualbelikan dan menawarkan ke costumer," papar Ardhan. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved