Gugat Polresta Solo, LP3HI: Kami Minta Dalam 7 Hari Tersangka Tabrak Lari Overpass Manahan Terungkap

Sidang perdana Gugatan Praperadilan Polresta Solo terkait kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Solo digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Gugat Polresta Solo, LP3HI: Kami Minta Dalam 7 Hari Tersangka Tabrak Lari Overpass Manahan Terungkap
TribunSolo.com/Ryantono
LP3HI saat melakukan tabur bunga di Overpass Manahan Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sidang perdana Gugatan Praperadilan Polresta Solo terkait kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Solo digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Senin (12/8/2019).

Dalam sidang tersebut kuasa hukum dari Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) Solo memberikan waktu 7 hari sejak sidang Perdana digelar untuk Polresta Solo mengungkap tersangka pada kasus tabrak lari tersebut.

"Kami berikan waktu 7 hari, kalau besok ada tersangkanya kami siap untuk cabut gugatannya," papar Kuasa Hukum dari LP3HI Solo Sigit Sudibyanto, Senin (12/8/2019).

Menurut Sigit, sidang Perdana ini adalah agenda mediasi antara pemohon LP3HI dan termohon Polresta Solo.

"Sidang perdana ini walaupun praperadilan acara pemeriksaan perdata jadi ada mediasi," kata Sigit pada wartawan.

Dalam sidang perdana mediasi tersebut Sigit menegaskan, pihaknya mau berdamai dengan Polresta Solo asalkan sudah ada tersangka dari kasus tabrak lari tersebut.

Sebab, informasi yang beredar di media sudah ada identitas penumpang dari mobil tersebut yakni empat orang.

"Kenapa kalau ada tidak langsung dipanggil dan diperiksa," papar Sigit.

"Alasannya harus dipastikan, harusnya kasus ini bisa terungkap," terang Sigit.

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved