Di Depan 8.639 Mahasiswa Baru UNS Solo, Menhan Ryamizard Sampaikan Bahaya Radikalisme Masuk Kampus

Sebanyak 8.639 Mahasiswa Baru (Maru) di Solo mendapatkan kuliah umum dari Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu.

Di Depan 8.639 Mahasiswa Baru UNS Solo, Menhan Ryamizard Sampaikan Bahaya Radikalisme Masuk Kampus
Dok UNS Solo
Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu.  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 8.639 Mahasiswa Baru (Maru) di Solo mendapatkan kuliah umum dari Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu di halaman depan Gedung Rektorat dr. Prakosa, Selasa (13/8/2019).

Dalam kuliah umum tersebut disampaikan tema “Bela Negara sebagai Penangkal Radikalisme di Kampus”.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu menyampaikan tema tersebut sebab akhir-akhir ini kekhawatiran akan paham radikal sedang marak-maraknya berkembang di lingkungan perguruan tinggi.

"Tugas dan tanggung jawab saya untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme bagi mahasiswa baru UNS sangat perlu untuk dilakukan," kata Ryamizard dalam kuliah umumnya, Selasa (13/8/2019).

Tanggapi Rekomendasi Ijtima Ulama IV soal NKRI Bersyariah, Menhan: Nggak Ada, NKRI Harga Mati

Ryamizard juga menyampaikan ancamam terhadap ketahanan nasional, seperti terorisme tidak hanya menjadi tanggung jawab bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) saja.

Ryamizard menyampaikan, hal tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia, tidak terkecuali bagi generasi muda.

Selain mengingatkan akan masalah terorisme, Ryamizard juga menambahkan bahwa konsep arsitektur pertahanan negara yang telah diamanatkan dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2004 harus diperkuat dengan sikap bela negara dari setiap pribadi.

Mahfud MD Ternyata Pernah Membela Orang yang Membawa Bendera Tauhid: Saya Bela dan Dia Dilepas

Ryamizard juga mengingatkan bahwa ideologi Pancasila merupakan anugerah yang luar biasa dari Tuhan YME bagi bangsa Indonesia.

“Pancasila ini merupakan rahmat dan hidayah dari Tuhan,” papar Ryamizard.

"Harus kita jaga bersama," jelas Ryamizard. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved