Berita Klaten Terbaru

Marak Aksi Vandalisme di Sepanjang Jalan Pemuda Klaten, Satpol PP: Pelaku Bukan Warga Klaten

Pertokoan di sepanjang Jalan Pemuda kerap menjadi sasaran oknum tidak bertanggung jawab untuk corat-coret.

Marak Aksi Vandalisme di Sepanjang Jalan Pemuda Klaten, Satpol PP: Pelaku Bukan Warga Klaten
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Salah satu toko di jalan pemuda Klaten dipenuhi corat coret, Klaten, Rabu (14/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pelaku yang kerap mencoret-coret tembok di pertokoan di Klaten diduga bukan warga asli Klaten.

"Di Klaten cukup banyak corat-coret, kebanyakan pelakunya malah bukan orang Klaten," kata Sekretaris Satpol PP Kabupaten Klaten, Rabiman, Rabu (14/8/2019) siang.

"Kebanyakan mereka anak jalanan," katanya.

Solopeduli Salurkan Bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni untuk 63 Warga Klaten

Pertokoan di sepanjang Jalan Pemuda kerap menjadi sasaran oknum tidak bertanggung jawab untuk corat-coret.

Petugas Satpol PP kerap melakukan patroli di malam hari.

Saat ini aksi corat-coret tersebut berkurang dibanding bulan-bulan sebelumnya.

"Namun, bukan berarti kami lengah, kami terus lakukan patroli," katanya.

Polres Klaten Lengkapi Berkas Kasus UU ITE Driver Ojol Klaten

Rabiman juga membeberkan bahwa sanksi terhadap tindakan corat-coret di tempat umum tersebut diatur dalam Perda Kabupaten Klaten No. 12/2013 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan.

Dalam perda tersebut, pelaku vandalisme bisa dikenai sanksi tiga bulan kurungan penjara dan denda maksimal Rp 50 juta.

Namun karena kebanyakan pelaku adalah anak di bawah umur maka Satpol PP hanya menjatuhkan sanksi ringan, seperti pembinaan.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved