Berita Boyolali Terbaru

Tersangka Penganiayaan Anak di Boyolali hingga Tewas Tak Mengalami Gangguan Kejiwaan

Tersangka penganiayaan anak hingga tewas yakni Siti Wakidah (30) yang menyiksa putranya hingga tewas ternyata melakukan aksinya dengan sadar.

Tersangka Penganiayaan Anak di Boyolali hingga Tewas Tak Mengalami Gangguan Kejiwaan
ISTIMEWA
Tersangka penganiayaan anak kandung, Siti Wakidah memperagakan 8 adegan saat reka ulang perkara di kediamannya, Desa Tanduk RT 5 RW 2 Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Tersangka penganiayaan anak hingga tewas yakni Siti Wakidah (30) yang menyiksa putranya hingga tewas ternyata melakukan aksinya dengan sadar.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto kepada Tribunsolo.com.

"Dari hasil pemeriksaan kami kemarin hasilnya bagus, pelaku sehat-sehat saja," katanya Rabu (14/7/2019) siang.

"Awalnya memang kami kira ada masalah dengan kejiwaan pelaku saat pemeriksaan tapi setelah diperiksa kejiwaannya tidak ada masalah," katanya.

Rekonstruksi Pembunuhan Anak Kandung di Boyolali, Siti Wakidah Benturkan Kepala Anak ke Lemari

Mulyanto membeberkan bahwa pelaku yang merupakan ibu kandung korban merasa kesal karena anak terus menerus rewel.

"Bisa dikatakan karena faktor ekonomi, anak pelaku ada 2, karena selalu rewel akhirnya dicubit dan dibenturkan lemari," katanya.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (8/7/2019) dan Selasa (9/7/2019) di Dukuh Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Pelaku Siti Wakidah (30) menganiaya korban yakni anaknya sendiri dengan cara mencubit di beberapa bagian tubuh.

Ayah Meninggal dan Ibu Pergi, 3 Bersaudara di Boyolali Hidup Sengsara: Putus Sekolah karena Di-bully

Penganiayaan berlanjut Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 22.00 WIB sampai Kamis (11/7/2019) sekitar pukul 03.00 WIB hingga akhirnya anaknya meninggal dunia.

Pelaku dijerat Pasal 80 ayat (4) UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dan atau Pasal 44 ayat (3) UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved