Dosen UGM yang Meninggal Gantung Diri: Lulusan Terbaik IPK 4.00, Diduga Depresi karena Penyakitnya

Tak hanya itu, BS pun tercatat sebagai mahasiswa S3 yang lulus dalam waktu paling singkat di antara mahasiswa lainnya.

Dosen UGM yang Meninggal Gantung Diri: Lulusan Terbaik IPK 4.00, Diduga Depresi karena Penyakitnya
Tribun Jogja
Olah TKP Dosen UGM yang Meninggal Gantung Diri 

TRIBUNSOLO.COM, SLEMAN - Sosok BS (inisial) (55), dosen Fakultas Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada (UGM) yang ditemukan dunia gantung diri di teras rumahnya dikenal sangat cerdas. 

BS, dosen yang ditemukan gantung diri di teras rumahnya merupakan master juga doktor lulusan UGM.

Pada sebuah artikel yang dimuat laman resmi UGM, dituliskan pula BS merupakan doktor lulusan Teknik Elektro.

Jejaknya sebagai akademisi tergolong sangat cerdas dan membanggakan.

Pilkada Solo 2020: Dukungan untuk Gibran Maju Pilkada Solo 2020 dari Parpol Solo Terus Mengalir

Ia termasuk lulusan terbaik yang berhasil memiliki IPK 4,00 dan berpredikat cum laude.

Tak hanya itu, BS pun tercatat sebagai mahasiswa S3 yang lulus dalam waktu paling singkat di antara mahasiswa lainnya.

Ia masuk menjadi 3 lulusan terbaik pasca-sarjana UGM saat wisuda, pada 19 April 2018.

Kematian tak wajar BS membuat banyak orang terkejut. 

Indra Bekti Kenang Masa Lalu Getir Ruben Onsu, Dulu Kemana-mana Naik Ojek Demi Jadi Figuran

Tak terkecuali dari kampus tempatnya mengabdi. 

Kabag Humas dan Protokol UGM Iva Ariani saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved