Berita Solo Terbaru

DPD Hanura Jateng Nyatakan Pertemuan 13 DPC di Solo Ilegal, 11 DPC Nyatakan Dijebak

DPD Hanura Jateng menyatakan pertemuan 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Solo yang menyatakan untuk mempercepat musyawarah nasional (Munas) ilegal.

DPD Hanura Jateng Nyatakan Pertemuan 13 DPC di Solo Ilegal, 11 DPC Nyatakan Dijebak
TribunSolo.com/Ryantono
Jumpa Pers DPD Hanura Jateng di Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Jateng menyatakan pertemuan 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Solo yang menyatakan untuk mempercepat musyawarah nasional (Munas) ilegal.

Ketua DPD Hanura Jateng Bambang Raya mengatakan, Pertemuan 13 DPC tersebut tidak ada izin alias ilegal.

Bambang menuturkan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi pada DPC terkait yang melakukan pertemuan tersebut.

"11 DPC menyatakan mereka dijebak dan tertipu undangan," papar Bambang Raya saat berkunjung ke Solo, Selasa (20/8/2019).

Saat ini tinggal DPC Solo dan Magelang yang belum menyatakan klarifikasi.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Sasar Kaum Muda dan Emak-Emak Bumikan Nilai Pancasila

Viral Foto Kolam Ikan Milik Warga Cilacap yang Mendadak Terbelah, Begini Tanggapan BPBD

Tepergok Beli iPhone 7, Barbie Kumalasari Unggah Struk Debet Belanja iPhone Seharga Rp 16 Juta

Menurut dia, pertemuan tersebut membawa dampak yang negatif pada Hanura khususnya sampai pusat.

"Kita harus luruskan kalau pertemuan 13 DPC itu tidak ada izin dan ilegal apalagi ada yang merasa tertipu dengan undangan," papar Bambang Raya.

Dari klarifikasi yang ada para perwakilan DPC yang datang merasa dijebak oleh undangan penyelenggara.

"Intinya ada yang mau nggoyang DPC Hanura," kata Bambang.

"Tidak ada namanya rapat memanggil level sesama DPC, yang harus memanggil itu harusnya DPD," kata Bambang. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved