Berita Solo Terbaru

Prodi Batik FSRD ISI Solo Berikan Short Course Batik Kepada Wisatakarya dari Jepang

Prodi Batik Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (FSRD ISI) Surakarta berikan short course batik kepada 13 orang wisatakarya dari Jep

Prodi Batik FSRD ISI Solo Berikan Short Course Batik Kepada Wisatakarya dari Jepang
TribunSolo.com/Adi Surya
Para peserta summer school mengikuti short course batik yang diselenggarakan oleh Prodi Batik FSRD ISI Surakarta di Kampus II ISI Surakarta, Mojosongo, Solo pada Rabu (21/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com - Adi Surya

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Program studi (Prodi) Batik Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (FSRD ISI) Surakarta berikan short course batik kepada 13 orang wisatakarya dari Jepang di Kampus II ISI Surakarta, Mojosongo, Solo pada Rabu (21/8/2019).

Mereka adalah peserta program summer school yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali, hasil kerjasama ISI Surakarta dengan Japan Gamelan Music Association (JGMA).

Kepala prodi (Kaprodi) Batik FSRD ISI Surakarta, Aan Sudarwanto mengatakan pelatihan membatik merupakan acara selingan setelah para wisatakarya mendalami karawitan di Prodi Kawitan.

"Kami disini ingin mengenalkan proses pembuatan batik, bukan sekedar memberikan hasil jadi dalam bentuk cinderamata, " jelas Aan Sudarwanto.

Lebih lanjut, Aan Sudarwanto menjelaskan pengenalan proses membatik kepada masyarakat luar akan membantu mempopulerkan batik ke luar negeri, khususnya Jepang.

Prada DP Dituntut Hukuman Seumur Hidup, Ibunda Fera: Dia Nangis Puas sudah Bunuh Anak Saya

Pasutri Tertimpa Pohon saat Tunggu Anak Ujian di Universitas Pancasila, Istri Diduga Tewas di Tempat

KPK akan Periksa Mantan Kepala Bappeda Jatim terkait Kasus Suap Ketua DPRD Tulungagung

"Selain itu kegiatan ini juga akan memberikan pengalaman sensasional yang menarik bagi masyarakat yang telah mengenal teknologi maju," tutur Aan Sudarwanto.

Pelatihan yang diberikan Prodi Batik FSRD ISI Surakarta mendapat apresiasi Direktur JGMA, Keiko Murakami.

"Kami sangat senang bisa mempelajari secara mendalam karawitan dan batik di tempat ini."

"Ini merupakan ke-enam kalinya program ini dilakukan."

"Saya berharap program ini dapat terus berkesinambungan," imbuh Keiko Murakami.

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved