Bupati Sragen Yuni Putuskan Mundur dari Gerindra, Sebut Hidup adalah Pilihan

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memutuskan untuk mundur sebagai Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Sragen sekaligus sebagai kader.

Bupati Sragen Yuni Putuskan Mundur dari Gerindra, Sebut Hidup adalah Pilihan
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memutuskan untuk mundur sebagai Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Sragen sekaligus sebagai kader.

Yuni dihubungi TribunSolo.com melalui pesan WhatsApp membenarkan hal tersebut.

Yuni menjelaskan, pihaknya sudah memberikan surat resmi pada Gerindra terkait hal ini.

Namun, sampai saat ini belum ada jawaban dari DPC, DPD, maupun DPP Gerindra terkait permohonan pengunduran dirinya ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, akan Dikukuhkan Jadi Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS Solo

"Belum ada jawaban secara tertulis dan lisan (Dari Gerindra)," papar Yuni, Sabtu (24/8/2019).

Soal pengunduran diri pada Gerindra tersebut menurut dia juga dari perbedaan pada Pilpres 2019 lalu.

Seperti diketahui, Pada Pilpres 2019 lalu Yuni menyatakan mendukung Jokowi dan siap menerima konsekuensi dari pilihan tersebut.

"Saya juga tidak berharap Gerindra mentolerir keputusan saya yang mengambil sikap yang berbeda," papar Yuni.

"Hidup adalah pilihan dari pada berlarut-larut saya putuskan untuk mundur dari Gerindra," kata Yuni.

Diakui pendekatan pada PDI-P Sragen juga untuk persiapan Pilkada 2020 nanti.

Terkait kabar pihaknya harus menyiapkan berkas untuk rehabilitasi di PDI Perjuangan, Yuni menuturkan belum ada kabar terkait hal tersebut. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved