Berita Karanganyar Terbaru

Bercak Darah Misterius Berceceran di Pasar Kakum Karanganyar, Pedagang Menduga Darah dari Persalinan

Bedasarkan data yang dihimpun Tribunsolo.com darah bercecer di beberapa lokasi seperti di lantai, tiang los sayur, dan dinding sumur di dalam pasar.

Tayang:
Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Fachri Sakti Nugroho
TribunSolo.com/Reza
Anggota SAR Karanganyar dan berbagai pihak saat melakukan penecekan di sumur Pasar Kakum, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.  

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Para pedagang di pasar Kakum, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar digegerkan oleh temuan ceceran darah di sekitar dinding sumur dan lantai, Minggu (25/8/2019).

Bedasarkan data yang dihimpun Tribunsolo.com darah bercecer di beberapa lokasi seperti di lantai, tiang los sayur, dan dinding sumur di dalam pasar.

Dari darah-darah yang tercecer diduga mengarah ke arah kamar mandi dan sumur yang berada di dalam pasar.

Darah sudah ada sejak para pedagang menggelar lapak di pagi hari dan banyak dugaan jika darah tersebut merupakan darah segar bekas melahirkan.

4 Tengkorak Manusia Ditemukan di Banyumas, Ponsel Jadul dan Sandal Melekat Bersama Tulang Belulang

Salah satu pedagang di Pasar Kakum Triyono (40) mengaku jika ceceran bercak darah segar tersebut diketahui pertama kali oleh teman pedagangnya saat membuka lapak sekitar pukul 03.00 WIB.

Namun, kejadian darah tercecer tersebut baru dilaporkan kepada pihak polisi 09.30 WIB.

Menurutnya bau darah tersebut seperti bau darah manusia, sehingga membuatnya yakin untuk melaporkan pada pihak polisi.

Selain itu petugas parkir di Pasar Kakum Handoko mengungkapkan jika sumur yang tercecer darah tersebut sudah tidak digunakan selama dua tahun dan saat ini digunakan untuk membuang sampah.

Anggota Polsek Jumantono, Inafis Polres Karanganyar, dan pihak lainnya mengecek lokasi sumur yang tercecer darah tersebut.

Polisi memasang garis polisi di lokasi tersebut dan salah satu anggota Tim SAR Karanganyar masuk kedalam sumur untuk mengecek kondisi di dalam sumur.

Saat akan masuk ke dalam sumur anggota SAR mengalami kesulitan karena diameter bibir sumur hanya berukuran 50 centimeter dengan kedalam sumur 25 meter.

4 Kerangka Manusia Ditemukan di Banyumas, Diduga Mayat Satu Keluarga yang Menghilang 5 Tahun Silam

Koordinator Lapangan dan Bagian Operasinal Tim SAR Karanganyar Fauzan Rosyid menyampaikan, sumur berisi padas dan sampah.

Dan tidak ditemukan bangkai binatang maupun tubuh manusia di dalam sumur, namun dirinya mengambil kain pita warna merah, gembok dan kunci.

“Negatif, tidak ada bangkai binatang maupun tubuh manusia atau bayi yang dikhawatirkan orang-orang. Saya menemukan kain merah panjang 50 centimeter, kunci menempel pada gembok,” jelasnya pada para wartawan.

Pita merah diambil karena diduga para pedagang sebagai darah yang menyerupai usus.

Tim Inafis Polres Karanganyar mengambil sempel darah yang tercecer untuk di identifikasi apakah darah manusia atau hewan.

Saat ini kasus sedang ditindak lanjuti kata Kapolsek Jumantono AKP Joko Hartoyo mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved