Kronologi Pembantaian di KM Mina Sejati di Laut Aru, Bermula dari Perkelahian Sesama ABK

Pembantaian yang terjadi di atas KM Mina Sejati berawal dari aksi perkelahian sesama ABK.

Kronologi Pembantaian di KM Mina Sejati di Laut Aru, Bermula dari Perkelahian Sesama ABK
KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
Sebanyak 35 Anak Buah Kapal (ABK) KM Gemilang Samudera dibawa ke Kantor Polres Kepulauan Aru, Maluku untuk dimintai keterangan soal insiden pembunuhan di atas KM Mina Sejati, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Pembantaian yang terjadi di atas KM Mina Sejati berawal dari aksi perkelahian sesama ABK.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolof Bormosa.

Menurutnya perkelahian terjadi di Laut Aru pada Jumat (17/8/2019).

Perkelahian sempat dilerai dan diselesaikan antara sesama ABK.

Pada malam hari keributan kembali terjadi dan menewaskan beberapa orang ABK di kapal tersebut.

DIkutip TribunSolo.com dari Kompas.com, peristiwa tersebut dilaporkan ke pemilik kapal yang langsung meminta bantuan dari kapal-kapal lainnya.

Namun, dia belum dapat menjelaskan motif yang memicu perkelahian yang berujung pada aksi pembantaian itu.

Pembantaian di KM Mina Sejati di Laut Aru: 5 Tewas, 20 Anak Buah Kapal Belum Diketahui Nasibnya

“Sumber persoalannya itu di sini. Para pelaku ini terlibat perkelahian dengan ABK lain hingga jatuh bangun, lalu dilerai ABK lainnya hingga masalahnya selesai,” kata Adolof.

Ia mengaku mendapatkan laporan tersebut saat menghadiri acara resepsi HUT ke-74 RI bersama Danlanal Aru di Dobo.

Laporan ia dapatkan dari pemilik KM Mina Sejati di Dobo.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved