Berita Klaten Terbaru

Dulu Dibuang, Kini Sampah Rumah Tangga di Karanglo Klaten Dipilah Teliti Jadi Barang Bernilai Tinggi

Sebelum adanya bank sampah Rukun Santoso dan produksi daur ulang, banyak warga Desa Karanglo, Polanharjo, Klaten yang membuang sampah sembarangan.

Dulu Dibuang, Kini Sampah Rumah Tangga di Karanglo Klaten Dipilah Teliti Jadi Barang Bernilai Tinggi
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Ketua Komunitas Pengelolaan sampah dan direktur bank sampah, Sri Yono menunjukkan salah satu produksi dari bank sampah, Klaten, Sabtu (24/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sebelum adanya bank sampah Rukun Santoso dan produksi daur ulang, banyak warga Desa Karanglo,Kecamatan Polanharjo, Klaten yang membuang sampah sembarangan.

Hingga adanya pembersihan saluran irigasi karena banyak sampah yang menyumbat.

"Setelah adanya bank sampah itu, perubahannya di irigasi ya sekarang di pertanian tidak mengeluh," kata Ketua Komunitas Pengelolaan sampah dan direktur bank sampah, Sri Yono kepada Tribunsolo.com, Senin (26/8/2019) siang.

"Karena di setiap rumah tangga itu telah disiapkan tas pilah," katanya.

Warga Desa Karanglo Klaten Produksi Sampah Jadi Barang Bernilai Jual Tinggi

Aneka tas daur ulang sampah di Karanglo Klaten, Sabtu (24/8/2019).
Aneka tas daur ulang sampah di Karanglo Klaten, Sabtu (24/8/2019). (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

Terdapat 4 jenis tas yang menampung berbagai macam jenis sampah.

Seperti plastik, plastik layak kreasi, karton atau kardus, logam dan kaca.

"Sehingga sebelum membuang sampah itu, warga sini sudah memilah dulu di rumah sampahnya," katanya.

Sri Yono membeberkan perubahan positif tersebut semakin terasa setalah lingkungan desa tempat tinggalnya menjadi lebih bersih.

"Bahkan saluran air lancar mengalir, kalau malam itu kadang saluran airnya kami isi ikan lele lalu dipancing anak-anak," katanya.

Gabungan Komunitas di Karanganyar Kampanyekan Aksi Bebas Sampah usai Karnaval Pembangunan HUT RI

Produksi daur ulang di Desa Karanglo tersebut memang menjadi salah satu faktor banyak warga yang mengumpulkan sampah.

Hal tersebut karena banyaknya pesanan barang produksi daur ulang yang kerap dipesan oleh masyarakat.

Beberapa barang daur ulang sampah hasil produksi antara lain topi, dosgrib, dompet, bunga plastik, kalung, gantungan kunci, poliback, gelang hingga baju.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved