Berita Solo Terbaru
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso Sebut Fintech Bisa Menjadi Predatory Competitor
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menilai perkembangan financial technology (fintech) semakin pesat di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan Tribunsolo.com - Adi Surya
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menilai perkembangan financial technology (fintech) sudah semakin pesat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Menurutnya, perkembangan itu didukung dengan adanya aturan main yang diberikan oleh otoritas terkait.
"Aturan main itu membuat pelaku fintech memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan," tutur Wimboh Santoso saat memberikan pidato pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Tidak Tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) Solo pada Senin (26/8/2019).
"Selain itu, aturan main yang berlaku juga mempercepat perkembangan dunia fintech sendiri, walaupun tidak ada aturan main mereka tetap bisa berkembang hanya saja tidak begitu cepat," tambah Wimboh Santoso.
• Ketua Ombudsman Beri Selamat Atas Pengukuhan Wimboh Santoso sebagai Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS
Lebih lanjut, Wimboh Santoso mengatakan kemunculan para pelaku fintech membantu meningkatkan inklusi keuangan suatu negara.
"Peningkatan itu bisa dilakukan dengan cara merangkul value change yang terdapat di dalam masyarakat, yang kemudian juga diharapkan bisa mentransformasi masyarakat yang unbankable menjadi bankable," ucap Wimboh Santoso.
Wimboh Santoso juga memberikan peringatan perkembangan fintech bisa saja memberikan risiko di dalam sektor ekonomi dan keuangan, seperti predatory competitor.
• FGD FEB UNS Bahas Sinergitas Fintech Dalam Konsep Syariah: Inovasi & Harus Jawab Kebutuhan Milenial
"Fintech dapat menjadi predatory competitor dengan cara menyapu para kompetitor yang ada, tidak hanya perusahaan perbankan tetapi juga para rentenir di pasar," ucap Wimboh Santoso.
"Para renternir sudah mulai tersaingi oleh keberadaan fintech, indikatornya adalah pedagang-pedagang di pasar sudah mulai menggunakan transaksi berbasis digital," imbuh Wimboh Santoso.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ketua-dewan-komisioner-ojk-wimboh-santoso.jpg)