Berita Solo Terbaru

Komunitas Keroncong Muda Surakarta Gelar Konser Bumi Emas Tanah Airku

Komunitas Keroncong Muda Surakarta (KKMS) gelar konser musik keroncong Bumi Emas Tanah Airku di Pendhapi Gedhe Balaikota Surakarta

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Garudea Prabawati
TribunSolo.com/Adi Surya
O.K. Buaya tampil dalam konser musik keroncong Bumi Emas Tanah Airku di Pendhapi Gedhe Balaikota Surakarta, Solo pada Minggu (25/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com - Adi Surya

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komunitas Keroncong Muda Surakarta (KKMS) gelar konser musik keroncong Bumi Emas Tanah Airku di Pendhapi Gedhe Balaikota Surakarta, Solo pada Minggu (25/8/2019).

Nama konser ini terinspirasi dari lagu karya maestro keroncong asal Solo, Almarhum Gesang Martohartono dengan judul yang sama, Bumi Emas Tanah Airku.

Ketua Panitia Konser Bumi Emas Tanah Airku, Alfaomega mengakui bahwa dirinya dan teman-teman terinspirasi oleh lagu itu, dan menganggap apa yang diceritakan dalam lagu itu masih relevan dengan kondisi saat ini.

Menurutnya, lagu Bumi Emas Tanah Airku menceritakan bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya sumber daya, namun masih ada beberapa kekayaan yang belum digali.

"Indonesia sebenarnya mampu menunjukkan kekayaan itu pada dunia," tutur Alfaomega kepada awak media pada Minggu (25/8/2019).

Lirik dan Chord Kunci Gitar Sayang Via Vallen, Mainkan Gitarmu Sekarang

Tarif Menikmati Wisata Petik Buah Strawberry di Tawangmangu Karanganyar

Lirik dan Chord Kisah Boomerang, Lagu Lawas yang Romantisnya Awet Sampai Kini

Lebih lanjut, Alfaomega menceritakan konser Bumi Emas Tanah Airku terlahir karena keinginan teman-teman yang tergabung dalam KKMS untuk mengaplikasikan dan merealisasikan latihan yang telah dilakukan.

"Ide kasarnya itu terlahir di bulan Mei 2019, dan kami mulai mematangkan konsep itu sejak tiga bulan terakhir," ungkap Alfaomega.

Alfaomega juga mengatakan konser ini bukan sekedar untuk merealisasikan latihan, tetapi juga mengirimkan pesan kepada generasi kerocong terdahulu bahwa generasi yang sekarang juga bisa.

"Melalui konser ini, kami ingin membuktikan kepada generasi terdahulu bahwa kekhawatiran mereka terhadap eksistensi keroncong akan berhenti di mereka itu salah," ucap Alfaomega.

"Kami tetap bisa melanjutkan apa yang mereka inginkan dan cita-citakan, yang jelas keroncong tidak akan berhenti di generasi mereka," tegas Alfaomega.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved