Berita Sukoharjo Terbaru

Jumlah Desa Kekeringan di Sukoharjo Meningkat, 15 Tengki Air Didistribusikan Tiap Harinya

Menurut Kepala BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto, pada bulan Agustus ini diperkirakan sebagai puncak musim kemarau di Sukoharjo.

Jumlah Desa Kekeringan di Sukoharjo Meningkat, 15 Tengki Air Didistribusikan Tiap Harinya
TribunSolo.com/Agil Tri
Sejumlah warga Dukuh Sempu, RT 02 / RW 09, Alasombo, Weru, Sukoharjo saat mengantri air, Kamis (29/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Memasuki musim kemarau panjang, Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Perusahaan Air Minun Daerah (PDAM) Sukoharjo, dan sejunlah CSR terus memberikan bantuan air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo yang mengalami kekeringan.

Menurut Kepala BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto, pada bulan Agustus ini diperkirakan sebagai puncak musim kemarau di Sukoharjo.

Selama musim kemarau ini, sejumlah kawasan menjadi perhatian Pemda karena berada di lokasi rawan kekeringan, seperti di sejumlah lokasi di Kecamatan Weru, Bulu, dan Tawangsari.

Atasi Kekeringan, ACT Solo Distribusikan Ratusan Ribu Liter Air Bersih di Sragen dan Klaten

Menurutnya, dari data awal 11 desa yang mengalami kekeringan, saat ini meningkat menjadi 13 desa yang mengalami kekeringan.

Dari data BPBD wilayah kekeringan tersebut berada di Kecamatan Bulu ada di Desa Kamal dan Kunden.

Kecamatan Tawangsari berada di Kecamatan Watubonang dan Pundungrejo.

Dan Kecamatan Weru berada di Desa Alasombo, Jatingarang, Karangmojo, Karangwuni, Ngreco, Tawang, Weru., Karanganyar, dan Karangtengah

"Setiap harinya kami mendistribusikan 15 tengki air bersih di lokasi kekeringan," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (30/8/2019).

Pendistribusian dilakukan secara bertahap, agar seluruh lokasi kekeringan mendapatkan jatah air bersih.

Pada Kamis (29/8/2019) kemarin, droping air bersih dari juga datang dari PKK dan Dharmawanita kabupaten Sukoharjo di Dukuh Sempu, RT 02 / RW 09, Alasombo, Weru sebanyak 15 tangki.

Jawa Tengah Termasuk Provinsi Terparah yang Terdampak Kekeringan, Ini Upaya dari Balitek DAS

Terpisah, ketua TP PKK Sukoharjo, Etik Suryani, mengatakan penyaluran air bersih ini sebagai bentuk empati kepedulian Pemerintah melalaui Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukoharjo untuk membantu warga yang kekurangan air bersih.

"Kami berharap dengan kedatangan kami disini bisa bermanfaat dan berguna untuk meringankan beban masyarakat khususnya di dukuh Sempu dan sekitarnya dalam membantu masalah kekeringan akibat musim kemarau ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved