Usai Bunuh Tukang Antar Ayam di Depok, Andi Mampir ke Warung Kopi dengan Baju Berlumur Darah

Usai membunuh rekannya sendiri Asbulloh, tersangka pembunuhan bernama Andi Mardiansyah (22) menyempatkan pergi ke warung kopi.

Usai Bunuh Tukang Antar Ayam di Depok, Andi Mampir ke Warung Kopi dengan Baju Berlumur Darah
WARTA KOTA/VINI RIZKI AMELIA
Sesosok mayat ditemukan di kebun pisang dengan luka sayatan dan pukulan, di Grogol, Limo, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/8/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Usai membunuh rekannya sendiri Asbulloh, tersangka pembunuhan bernama Andi Mardiansyah (22) menyempatkan pergi ke warung kopi.

Andi mendatangi warung kopi Nurman di seberang Matoa Hill, Jalan Krukut Raya, Beji, Selasa (27/8/2019) malam.

Andi datang ke warung kopi milik Norman dengan keadaan berlumur darah segar, dan tangan 

Lantas kondisi tersebut menyita perhatian Norman serta beberapa warga yang ada di warung kopi tersebut, turut bersama Nurman temannya, Ade Muhammad Bahtiar alias Enjoy dan sejumlah orang.

"Kepalanya bocor, lehernya baret gitu. Telapak tangan kirinya sobek cukup dalam. Akhirnya saya kasih alkohol obat," kata Enjoy.

Dilansir TribunSolo.com dari TribunJakarta.com, Andy mengaku korban begal dan terpaksa jalan kaki dari kawasan Grogol, Limo, sampai warung kopi Nurman yang berada di wilayah Beji.

"Dia ngakunya sudah minta tolong sama orang lain tapi enggak ditanggapin," ungkap Nurman kepada TribunJakarta.com di warung kopinya, Kamis (29/8/2019).

Nurman sedikit ragu dengan pengakuan pria tadi, tapi kemudian begitu saja mempercayai ceritanya.

Ia masih ingat Selasa malam itu si pria malang memakai celan jin dan sandalnya warna merah.

"Pas datang badannya bergetar, kayak orang ketakutan. Kausnya darah semua. Masih kayak orang linglung," aku Nurman.

Halaman
1234
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved