Berita Klaten Terbaru

Berjualan Sukun Goreng, Warga Desa Randusari Klaten Ini Bisa Ekspor Camilannya hingga ke Jepang

Seorang warga dusun Sidosari Desa Randusari Kecamatan Prambanan Klaten, Pariyah mampu mengekspor camilan sukun goreng hingga ke Jepang.

Berjualan Sukun Goreng, Warga Desa Randusari Klaten Ini Bisa Ekspor Camilannya hingga ke Jepang
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Proses pembuatan sukun goreng di Desa Randusari Kecamatan Klaten, Minggu (31/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Seorang warga dusun Sidosari Desa Randusari Kecamatan Prambanan Klaten, Pariyah mampu mengekspor camilan sukun goreng hingga ke Jepang.

Tentunya ia mendapatkan penghasilan yang fantastis dari usahanya tersebut.

Karena tiap kali mengirim ke Jepang, Pariyah mampu mengirim hingga 1 kuintal sukin goreng.

"Sudah sampai ekspor ke Jepang, per bulan rata-rata kami kirim hingga 1 kuintal," katanya saat ditemui Tribunsolo.com, Minggu (31/8/2019) siang.

Sopir Mengantuk, Bus Mira Sruduk Rumah Warga di Klaten, 4 Orang Luka-luka Termasuk Bayi Usia 4 Bulan

Pengusaha sukun goreng, Pariyah saat memilah sukun di kediamannya Desa Randusari Kecamatan Klaten, Minggu (31/8/2019)
Pengusaha sukun goreng, Pariyah saat memilah sukun di kediamannya Desa Randusari Kecamatan Klaten, Minggu (31/8/2019) (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

Awal mula dirinya mengekspor camilan tersebut ke Jepang adalah karena ada salah satu anaknya yang memiliki link untuk memasarkan di Jepang.

"Kalau yang ekspor memang yang menanggung biaya dari Jepang semua," katanya.

Sedangkan dirinya hanya mengepak setiap kilo camilan sukun.

"Tergantung permintaan, kalau mereka butuh 35 kilo ya saya bungkus lalu kirim," katanya.

"Saya penuhi permintaannya setiap 1 bulan sekali."

Halaman
12
Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved