Berita Sukoharjo Terbaru

Pelaku Arisan Online Fiktif Solo Bantah Rugikan Nasabah Hingga Rp 5 Milyar

TR (29), warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo yang membuat arisan fiktif online membantah jika dia merugikan nasabah hingga Rp 5 M

Pelaku Arisan Online Fiktif Solo Bantah Rugikan Nasabah Hingga Rp 5 Milyar
TribunSolo.com/Agil Tri
 TR saat konfrensi pers di Mapolres Sukoharjo, Senin (2/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - TR (29), warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo yang membuat arisan fiktif online membantah jika dia merugikan nasabah hingga Rp 5 milyar.

Hal itu ia sampaikan saat konfrensi pers di Mapolres Sukoharjo, Senin (2/9/2019).

Dalam arisan tersebut, dia mengaku ada 25 orang yang mengikuti arisan online fiktifnya itu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, para korban arisan fiktif tersebut merasa dirugikan hingga Rp 5 milyar, dan melaporkan TR ke Polresta Surakarta dan Polres Sukoharjo.

Namun TR membantah jika kerugian peserta arisannya mencapai Rp 5 milyar.

"Tidak sampai segitu, tapi sekitar Rp 1 milyar lebih," katanya.

Dalam operasinya, TR membuat beberapa slot arisan online dengan nilai yang cukup bervaritif.

Viral Indekos Murah Meriah Sleep Box yang Diincar Perantau di Jakarta, Intip Penampakan Kamarnya

Kapolri dan Panglima TNI akan Berangkat ke Papua Senin Sore Ini Demi Pastikan Keamanan

KPK akan Periksa Mantan Anggota DPR dari Fraksi Hanura terkait Kasus e-KTP

"Ada beberapa kelompok arisan, yang nilai iyurannya Rp 5 juta hingga Rp 100," terangnnya.

Menurut Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, dari korban yang berasal dari Sukoharjo berinisial UG, korban mengikuti setidaknya 5 hingga 6 slot arisan.

"Pada bulan Mei hingga Juni 2019, korban ditawari untuk menggantikan arisan milik orang lain dengan nominal yang bervariatif, hingga korban merugi sekitar Rp 149 juta," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Iwan menghimbau kepada korban lain untuk melapor jika belum melapor, hal tersebut untuk mempermudah pihak kepolisiam dalam melakukan pendalaman.

"Di Sukoharjo baru ada satu korban yang baru melapor, jika masih ada korban yang lain, silahkan untuk melaporkan," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved