Berita Sukoharjo Terbaru

Terduga Pelaku Arisan Online Fiktif Solo, Disangkakan Pasal Penggelapan dan Penipuan

TR yang merupakan tersangka disangkakan melanggar pasal 378 atau pasal 373 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Terduga Pelaku Arisan Online Fiktif Solo, Disangkakan Pasal Penggelapan dan Penipuan
TribunSolo.com/Agil Tri
 TR saat konfrensi pers di Mapolres Sukoharjo, Senin (2/9/2019). 

Laporan Wartawam TribunSolo.com, agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Arisan online fiktif yang dimotori TR (29), warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, disangkakan pihak kepolisian pasal Penipuan dan penggelapan.

TR yang merupakan tersangka disangkakan melanggar pasal 378 atau pasal 373 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi saat konfrensi pers di Mapolres Sukoharjo, Senin (2/9/2019).

Sebelumnya, pihak kepolisian masih mempertimbangkan untuk menjerat TR dengan pasal penipuan atau pelanggaran ITE.

Hal ini mengingat arisan online fiktif yang dijalankan TR menggunakan media sosial via whatapp.

Pengakuan Pelaku TR yang Beralasan Buat Arisan Online Fiktif di Solo

Pelaku Arisan Online Fiktif Solo Bantah Rugikan Nasabah Hingga Rp 5 Milyar

Saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami kasus arisan online fiktif, mengingat pelapor di Polres Sukoharjo baru satu orang.

Sementara menurut pengakuan TR, ada 25 orang yang menjadi peserta arisan online fiktif tersebut.

"Yang bersangkutan beraksi seorang diri."

"Awalnya arisan online ini normal, karena ada yang macet dalam pembayaran arisan online tersebut jadi fiktif," terangnya.

Dalam pemeriksaan TR, Polres Sukoharjo berkoordinasi dengan Polresta Surakarta, karena sebagian pelapor melaporkan di Polresta Surakarta.

Polres Sukoharjo: Korban Arisan Online Fiktif Akan Terus Bertambah

"Di Sukoharjo baru ada satu korban yang baru melapor, jika masih ada korban yang lain, silahkan untuk melaporkan," jelasnya.

Dari tangan TR, polisi menyita sebuah ATM, satu buku rekening, satu unit HP, dan pihaknl kepolisian mengamankan cetakan rekening koran.

Saat ini, TR mendekam di tahanan Polres Sukoharjo untuk memudahkan pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan.

(*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved