Berita Solo Terbaru

Tanggapan Pengacara Solo Muhammad Taufik soal Orasi "Banci Serem" setelah Dipolisikan GP Ansor NU

Taufik menjelaskan dalam orasinya dia tidak menyebutkan nama 'Banser NU' atau 'Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Nahdatul Ulama (NU)'.

Tanggapan Pengacara Solo Muhammad Taufik soal Orasi
TribunSolo.com/Ryantono
Jumpa pers yang dilakukan Pemuda Ansor se Solo Raya di kantor PC NU Solo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengacara Solo Muhammad Taufik dilaporkan ke Polda Jateng terkait orasinya yang dianggap provokatif dan bernada ujaran kebencian saat kegiatan parade ukhuwah beberapa waktu lalu.

Saat dihubungi TribunSolo.com, Taufik mengaku belum mendengar laporan tersebut secara langsung dari polisi.

Ia justru mendapatkan kabar tersebut dari wartawan yang melakukan konfirmasi padanya.

Namun, Taufik menjelaskan pihaknya tidak melanggar KUHP dan ITE.

Pemuda Ansor Solo Raya Laporkan Pengacara Muhammad Taufik soal Orasi Provokatif dan Ujaran Kebencian

"Kalau kita bicara UU ITE itu yang dilaporkan pasal 35 dan Pasal 28," papar Taufik, Selasa (3/9/2019).

Taufik menjelaskan dalam orasinya dia tidak menyebutkan nama 'Banser NU' atau 'Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Nahdatul Ulama (NU)'.

"Nah, saya Kalimatnya kan kalimat kontekstual gitu loh, artinya kalimat saya tidak berhenti soal Banser," papar Taufik.

"Saya menyebut kaitan dengan disintegrasi, dengan semangat ukhuwah, saya kaitkan dengan peristiwa Papua, orang yang dulu teriak aku Pancasila aku Indonesia giliran ada kerusuhan Papua mereka lari nyari nasi bungkus," papar Taufik.

"Orang itu saya sebut 'Banci Serem' disingkat apa 'Banser', Jadi saya tidak pernah menunjuk organisasi manapun, Itu berkaitan pasal 28," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved