Berita Solo Terbaru

Kerusuhan di Papua Seperti Fenomena Gunung Es, HMI Surakarta Ingin Masalah Papua Segera Diselesaikan

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surakarta menggelar diskusi dengan tema "Menyibak Tabir di Bumi Cendrawasih", Kamis (5/9/2019) malam.

Kerusuhan di Papua Seperti Fenomena Gunung Es, HMI Surakarta Ingin Masalah Papua Segera Diselesaikan
Istimewa
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surakarta menggelar diskusi dengan tema "Menyibak Tabir di Bumi Cendrawasih", Kamis (5/9/2019) malam. 

TRIBUNSOLO.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surakarta menggelar diskusi dengan tema "Menyibak Tabir di Bumi Cendrawasih", Kamis (5/9/2019) malam.

Diskusi tersebut dilaksanakan di Gedung Insan Cita, yang berada di kawasan belakang kampus UNS.

Ide awal lahirnya diskusi ini adalah keprihatinan atas kondisi Papua saat ini dan mencari solusi pasti untuk meredamkan gejolak yang terjadi di Bumi Cendrawasih tersebut.

Mabes Polri Sebut Kelompok Teroris Jaringan ISIS di Papua Berencana Bom Polres Manokwari

Hadir sebagai pemantik diskusi, Rohadi Al Paluri yang merupakan direktur Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) Surakarta dan Okta Hadi selaku Dosen Sosiologi dan Antropologi FKIP UNS.

Diskusi ini turut dihadiri oleh berbagai elemen organisasi mahasiswa, seperti, HMI Cabang Sukoharjo, IMM Surakarta, GMNI Surakarta, dan Forum Perantara dan komisariat dilingkup Cabang Surakarta.

Di depan forum diskusi, Okta menyebut, tindakan rasisme yang dilakukan oleh sejumlah oknum kepada masyarakat Papua hanyalah pemicu dari sesuatu hal yang tidak pernah muncul di publik.

Dan selama ini menurutnya, permasalahan Papua kerap dipandang dari sudut pandang Jakarta.

"Kasus Papua harus dilihat secara holistik," ujar Okta, sebagaimana rilis yang diterima TribunSolo.com.

"Masalah Papua hanya dipandang dari Jakarta perspekpif, dan kenapa ada perbedaan perlakuan antara penyelesaian Papua dan Aceh" imbuhnya.

Menambahi, Rohadi menyebut ada ketidakadilan yang terjadi di Papua, hingga menimbulkan gejolak yang hingga kini belum bisa diredam.

Halaman
12
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved