Breaking News:

Banyak Buaya Berkeliaran di Calon Ibu Kota Negara

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud mengakui masih banyak buaya yang hidup di PPU.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
(ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)
Foto aerial kawasan Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). Sepaku dan Samboja, Kutai Kartanegara akan menjadi lokasi ibu kota negara baru Indonesia. 

TRIBUNSOLO.COM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud mengakui masih banyak buaya yang hidup di PPU.

Buaya liar ini hidup sungai-sungai yang ada wilayah yang masuk ke dalam Provinsi Kalimantan Timur itu.

Paling banyak berada di daerah Maridan.

Maridan adalah salah satu kelurahan di kecamatan Sepaku, lokasi yang digadang-gadang menjadi ibu kota negara.

"Itu yang banyak (buaya) di daerah operasi PT ITCI Sepaku," ungkap Abdul, Senin (2/9/2019).

PT ITCI adalah perusahaan HPH yang disebut-sebut milik adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.

Abdul mengatakan, pihaknya telah memasang plang peringatan tanda bahaya buaya.

Seorang Perempuan di Riau Hilang, Diduga Diterkam Buaya saat Cari Udang di Sungai

"Masyarakat di sana (PPU) sudah tahu lokasi-lokasi yang ada buaya," kata Abdul.

Tak hanya PPU, hampir semua sungai yang ada di Kaltim hidup buaya.

Hal ini, kata Abdul sudah terjadi cukup lama. Namun, kadang ada kejadian seperti buaya mengganggu atau pun mengigit masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved