Bocah 3 Tahun di Cianjur Alami Kerancuan Alat Kelamin, Ini Penjelasan Pakar Genetik Medik

Seorang berinisial AR yang berusia 3 tahun dikabarkan memiliki kelainan pada alat kelaminnya.

Bocah 3 Tahun di Cianjur Alami Kerancuan Alat Kelamin, Ini Penjelasan Pakar Genetik Medik
(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)
AR (3), bocah asal Kampung Mareleng, Kecamatan Haurwangi, Desa Kertamukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memiliki kelainan pada organ vitalnya. 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang berinisial AR yang berusia 3 tahun dikabarkan memiliki kelainan pada alat kelaminnya.

Bocah asal Kampung Mereleng, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sejak lahir dinyatakan berjenis kelamin laki-laki, namun, organ intim perempuan pada tubuhnya cenderung lebih berfungsi.

Dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com, Sang Ibu, Ida Rosida, mengatakan kelainan pada buah hatinya tersebut pernah diperiksakan ke dokter.

"Kata dokter anak saya buang air kecil melalui saluran vagina karena di penisnya tidak ada lubang kencing," kata Ida.

Sementara itu seorang pakar genetik medik, Sultana M H Faradz, juga profesor di bidang genetika medik dari Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Jawa Tengah, menegaskan, dalam dunia medis tidak ada yang namanya kelamin ganda.

"Adanya kerancuan kelamin. Di luar negeri bahkan sekarang istilahnya DSD atau disorder of sex development," tegas dia kepada Kompas.comdihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (6/9/2019).

Leonardo DiCaprio Unggah Foto Bantar Gebang, Captionnya Bikin Malu Indonesia

Viral Gadis Ini Curhat Kekasihnya Lamar Wanita Lain, Padahal Sudah Pacaran 12 Tahun dan Bertunangan

Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Bintang di Surga NOAH: Lelah Tetap Ku Mencari Arti Untukku Membagi

Istilah kelamin ganda, dikatakan Sultana tidak boleh disebutkan karena akan menyakitkan bagi pasien.

Oleh sebab itu, istilah itu diganti dengan kerancuan kelamin. Berkaitan dengan AR yang memiliki dua alat kelamin seperti diberitakan Kompas.com dalam judul Bocah 3 Tahun di Cianjur Punya 2 Alat Kelamin, profesor yang fokus menangani anak-anak dengan kerancuan kelamin mengatakan bahwa itu tidak benar.

Disebutkan sebelumnya, dokter yang memeriksa AR mengatakan bocah itu memiliki dua alat kelamin, vagina dan penis.

Namun karena tidak ada lubang di penis, AR kencing melalui saluran vagina dengan cara jongkok.

Halaman
12
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved