Kisah Guru Paud Pertiwi Banjarsari Solo Rela Serahkan Gaji Demi Bayari SPP Murid yang Kurang Mampu

Guru PAUD Putra Pertiwi di Dukuh Rejosari RW XIII, Kelurahan Gilingan, Banjarsari, Solo, rela tidak mengambil gajinya demi membayar SPP muridnya

Kisah Guru Paud Pertiwi Banjarsari Solo Rela Serahkan Gaji Demi Bayari SPP Murid yang Kurang Mampu
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Guru PAUD Putra Pertiwi di Dukuh Rejosari RW XIII, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Darsini. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seorang guru PAUD Putra Pertiwi di Dukuh Rejosari RW XIII, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, memiliki cerita inspiratif sebagai pengajar anak-anak.

Perempuan bernama Darsini yang juga sebagai Sekretaris PAUD itu, ternyata rela tidak mengambil gajinya demi membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) empat anak didiknya yang tidak mampu.

Hal itu, dilakukan agar anak - anak tersebut tetap bisa merasakan manisnya bersekolah dan mendapatkan ilmu bersama teman-teman lainnya.

Darsini mengisahkan, PAUD Putra Pertiwi berdiri tahun 1995 di bekas gedung Badminton.

Jadi, tidak ada ruang guru di dalamnya sehingga semua berbaur menjadi satu dengan murid - murid.

Sementara itu, gaji guru juga tidak besar, hanya Rp 100 - Rp 200 per bulan.

"Kalau uang SPP per bulan anak-anak Rp 50 ribu," papar Darsini kepada TribunSolo.com, Sabtu (7/9/2019).

Ibu Negara Iriana Jokowi Diagendakan Kunjungi Paud Putra Pertiwi Banjarsari Solo

Namun, mereka yang bersekolah di PAUD Putra Pratiwi tersebut bukanlah anak-anak dari orang tua yang berpanghasilan melimpah.

Adapun kenyataan itu, Darsini mengaku sering membayari sejumlah muridnya agar tetap bisa bersekolah.

"Gaji saya Rp 200 ribu dan saya memiliki 4 murid yang saya tanggung bayar SPP-nya," aku Darsini.

"Saya ikhlas terima gaji," tuturnya menambahkan.

Ibu Negara Iriana Jokowi Beri Bantuan PAUD di Solo Mulai Alat Cuci Tangan sampai Ratusan Alat Tulis

Menurutnya apa yang dilakukan akan diganti oleh Tuhan dengan berbagai hal kebaikan.

"saya tidak terima gaji tidak apa-apa, nanti ada ganti kesehata dan keluarga saya kecukupan," kata Pensiunan Guru SMPN tersebut. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved