Lee Seung Gi Makan Cenil di Jogja, Begini Ceritanya

Lee Seung Gi, aktor Korea Selatan baru-baru ini bertandang ke Yogyakarta.

Lee Seung Gi Makan Cenil di Jogja, Begini Ceritanya
( TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO)
Ini namanya Lenjongan, terdiri dari beberapa macam jajanan, yakni tiwul, ketan ireng, ketan putih, gethuk, sawut, cenil, dan klepon. 

TRIBUNSOLO.COM - Lee Seung Gi, aktor Korea Selatan baru-baru ini bertandang ke Yogyakarta.

Salah satu hal yang menarik dari kunjungannya adalah Lee Seung Gi mampir ke lokasi berjualan Mbah Satinem.

Mbah Satinem merupakan pedagang legendaris yang menyajikan aneka jajanan tradisional, seperti lupis, gatot, tiwul, hingga cenil.

Kunjungan Lee Seung Gi ke tepi jalan sekitar Tugu Yogyakarta, tempat biasanya Mbah Satinem berjualan, sempat viral di media sosial.

Momen artis Korea Selatan Lee Seung Gi jajan cenil Mbah Satinem.

Momen artis Korea Selatan Lee Seung Gi jajan cenil Mbah Satinem. (tangkapan layar akun instagram @ditapratiwi_)
Momen artis Korea Selatan Lee Seung Gi jajan cenil Mbah Satinem. (tangkapan layar akun instagram @ditapratiwi_) ((Kompas.com/SHERLY PUSPITA))

Jajanan pasar sendiri dalam istilah Bahasa Jawa disebut "nyamikan".

Menurut Heri Priyatmoko, sejarahwan sekaligus pengajar progam studi sejarah Universitas Sebelas Maret (UNS), jajanan pasar masuk kategori makanan ringan.

Imbas Song Joong Ki-Song Hye Kyo Cerai: Park Bo Gum Difitnah hingga Artis Korea Didenda jika Cerai

" Jajan pasar tersebut telah ada lama di Jawa,” kata Heri saat dihubungi oleh Kompas.com, Rabu (4/9/2019).

Ia menjelaskan bahwa asal muasal tiwul atau thiwul adalah makanan pokok pengganti nasi beras yang dibuat dari ketela pohon atau singkong.

Menurutnya, penduduk Wonosobo, Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan, dan Blitar, dikenal mengonsumsi jenis makanan ini sehari-hari.

Halaman
123
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved