Bebas dari Tilang, Pengendara Patuh Berlalu Lintas di Gresik Dihadiahi Voucher Sarapan Gratis

Petugas Satlantas Polres Gresik membagikan sejumlah voucher bagi para pengendara yang dinilai patuh berlalu lintas.

Bebas dari Tilang, Pengendara Patuh Berlalu Lintas di Gresik Dihadiahi Voucher Sarapan Gratis
KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAH
Pengendara dan pengguna jalan yang dinilai tertib berlalu lintas diberi reward berupa voucher oleh polisi, yang bisa mereka tukar dengan segelas kopi dan menu sarapan. 

TRIBUNSOLO.COM - Petugas Satlantas Polres Gresik, Jawa Timur, membagikan sejumlah voucher bagi para pengendara yang dinilai patuh berlalu lintas.

Voucher yang diberikan bisa ditukarkan dengan segelas kopi dan menu sarapan yang disediakan.

"Bagi yang tertib berlalu lintas, kami berikan voucher, sementara yang melanggar tentu tetap ditilang."

"Hanya saja kami berikan kemudahan dengan sidang di tempat," ujar Kanit Regident Satlantas Polres Gresik, Iptu Bachtiar, Senin (9/9/2019).

Bachtiar menjelaskan, langkah pemberian reward kepada mereka yang dinilai patuh dalam berlalu lintas juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan diri saat berkendara.

"Sementara hingga hari pertama sampai saat ini, kami telah menindak (menilang) sebanyak 3.250 pelanggar, yang didominasi pelanggaran pengendara di bawah umur, melawan arus, serta tidak memakai helm," ucap dia. 

Hari Keenam Operasi Patuh Candi 2019: Ada 1.600 Kendaraan Ditilang di Karanganyar

Dalam operasi patuh 2019, pihak kepolisian memprioritaskan delapan penindakan.

Mulai dari tidak menggunakan helm, safety belt, melebihi batas kecepatan, mengemudi dalam pengaruh alkohol, pengendara di bawah umur, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, serta menggunakan lampu strobo.

Muhammad Hadi, salah seorang pengendara yang mendapat reward berupa voucher mengapresiasi cara yang dilakukan polisi.

"Tadi setelah diperiksa dan surat-surat saya lengkap, saya kemudian diberi voucher."

"Lumayan dapat voucher yang bisa ditukar dengan kopi dan sarapan," kata Hadi Operasi Patuh 2019 bakal berlangsung selama 14 hari, yang digelar mulai 29 Agustus hingga 11 September.

Khusus untuk agenda sidang di tempat yang dilaksanakan, pihak kepolisian bekerjasama dengan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Gresik.

Sebelumnya, Satlantas Polres Gresik juga menghadirkan hantu jadi-jadian saat operasi patuh.

Kehadiran hantu tersebut diharapkan memberi efek jera, agar pelaku kesalahan tidak melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian. (Kompas.com/Hamzah Arfah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Di Daerah Ini, Pengendara yang Patuh Lalu Lintas Dapat Sarapan, yang Melanggar Ditilang"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved