Berita Karanganyar Terbaru

Orangtua Anak Jebolan PB Djarum Sedih Audisi PB Djarum Diberhentikan

Kekecewaan melanda seluruh orangtua peserta dan jebolan audisi PB Djarum saat mengetahui jika audisi akan dihentikan mulai tahun depan.

Orangtua Anak Jebolan PB Djarum Sedih Audisi PB Djarum Diberhentikan
ISTIMEWA
Ribka Sugiarto dan Siti Fadia Silva R gandanya saat menjalani pertandingan semifinal Chinese Open 2019.  

 
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Kekecewaan melanda seluruh orangtua peserta dan jebolan audisi PB Djarum saat mengetahui jika audisi akan dihentikan mulai tahun depan.

Salah satunya Joko Sugiarto (47) dan Dewi Susriati (44) yang mengaku sempat kaget dan sedih saat mendengar kabar tersebut.

Saat ditemui Tribunsolo.com, orang tua dari atlet ganda bulu tangkis nasional Ribka Sugiarto (19) merasa sangat berat dengan adanya rencana pemberhentian audisi oleh PB Djarum.

“Sedih, adanya Djarum kan sebagai wadah biar calon atlet semangat,” tuturnya, Senin (9/9/2019).

Selain itu, Dewi mempertanyakan bagaimana nantinya nasib anak-anak yang berada di klub jika ajang kompetisinya dihentikan.

Kisah Pilu Perjuangan Ribka Sugiarto Atlet Bulu Tangkis Nasional Asal Karanganyar

Klarifikasi KPAI soal Beasiswa PB Djarum: Tak Ada Niat Hentikan Audisi, Kami Dukung Anak Berprestasi

Legenda Bulu Tangkis Indonesia Christian Hadinata Menyayangkan Audisi PB Djarum Berhenti

“Jika tidak ada audisi maka atlet yang tergabung dalam sejumlah klub akan kecewa,” katanya pada Tribunsolo.com.

Pasalnya, selama ini PB Djarum adalah wadah yang menjaring calon-calon atlet yang memiliki bibit unggul.

Banyak atlet nasional yang terlahir dari audisi tersebut.

“Ya kalau dihentikan bakal mengubur harapan mereka untuk menjadi atlet nasional,” tegasnya.

Kami sedih dan menolak rencana penghentian audisi yang menjaring atlet bulu tangkis berbakat ini.

“Djarum merupakan wadah yang tepat untuk para atlet bulu tangkis karena mereka dapat memfasilitasi dengan baik. Siapa sih yang tidak sedih jika wadah perantara untuk menjadi atlet nasional tidak ada,” tutupnya. (*)

 

Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved