Bupati Karanganyar Juliyatmono Keberatan 6 Desa Jadi Cagar Budaya, Minta Mendikbud Mengkaji Ulang

Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengkaji ulang penetapan cagar budaya

Bupati Karanganyar Juliyatmono Keberatan 6 Desa Jadi Cagar Budaya, Minta Mendikbud Mengkaji Ulang
TRIBUNSOLO.COM/REZA DWI WIJAYANTI
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam acara Baznas Jateng Award 2019, Senin (29/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy untuk melakukan kajian ulang terhadap tujuh lokasi yang ditetapkan sebagai cagar budaya nasional.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kemendikbud yang diteruskan melalui SK gubernur, ada tujuh lokasi di tujuh desa tersebut.

Tujuh desa yang ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya nasional tersebut berada di Kecamatan Gondangrejo.

Meliputi Desa Dayu, Desa Rejosari, Desa Tuban, Desa Krendowahono, Desa Bulurejo, Desa Jeruksawit, dan Desa Wonosari.

"Kita sudah menyebutkan Dayu saja yang menjadi situs cagar budaya nasional dan sudah ada museum Dayu di situ," kata Juliyatmono kepada TribunSolo.com, Selasa (10/9/2019).

Bangun Rest Area di Candi Sukuh, Pemkab Karanganyar Tarik dan Manjakan Wisatawan, Simak Fasilitasnya

"Jika desa di luar Desa Dayu masih ditetapkan sebagai cagar budaya nasional, maka dampaknya desa tersebut tidak dapat dimanfaatkan untuk apapun," tambahnya.

Untuk itulah pihaknya mengaku sudah membuat surat yang ditujukan ke Mendikbud dan bertujuan mengkaji ulang terkait beberapa desa yang ditetapkan sebagai cagar budaya.

"Saya membuat surat kepada Kemendikbud supaya dikaji lagi," terangnya usai mengahadiri rapat koordinasi pajak bumi dan pembangunan.

Perlu diketahui sebelumnya, dalam Perda Nomor 1 Tahun 2013 Tentang RTRW Kabupaten Karanganyar Tahun 2013-2032, Pemkab Karanganyar menyebutkan Desa Dayu sebagai daerah yang menjadi situs cagar budaya nasional. (*)

Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved