Penasihat Hukum Setya Novanto Optimistis Permohonan PK untuk Klliennya akan Dikabulkan Hakim

Penasihat hukum Setya Novanto optimistis permohonan PK untuk kliennya akan dikabulkan oleh majelis hakim.

Penasihat Hukum Setya Novanto Optimistis Permohonan PK untuk Klliennya akan Dikabulkan Hakim
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto meninggalkan gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Setya Novanto diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 dengan tersangka Sofyan Basir. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Penasihat Hukum Setya Novanto, Maqdir Ismail, mengaku optimistis majelis hakim mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan dan memutus bebas kliennya dari perkara kasus korupsi KTP-elektronik.

"Ya, Insya Allah," kata Maqdir, ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019), dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Dia menyerahkan semua proses penanganan perkara PK kepada majelis hakim.

"Semuanya nanti akan kami serahkan kepada mahkamah. Kami tunggu saja nanti keputusan Mahkamah Agung seperti apa," kata dia.

Untuk melengkapi permohonan PK, dia menegaskan, akan melengkapi dengan bukti-bukti terkait.

Sejumlah bukti itu akan dibawa pada agenda pembuktian.

"Agendanya ke depan itu pembuktian dari pihak kami, kemungkinan nanti akan ada pembuktian dari pihak KPK."

"Kemudian kesimpulan, selesai," tambahnya.

Sidang PK Kasus Korupsi e-KTP, KPK Minta Hakim Tolak Permohohan Setya Novanto

Hasil Pemeriksaan Psikologis: Setya Novanto Tergolong Sebagai Napi Berisiko Tinggi

Sebelumnya, terpidana korupsi Setya Novanto meminta majelis hakim mengabulkan peninjauan kembali (PK) yang diajukan.

Upaya PK itu diajukan agar mantan Ketua DPR RI itu dapat bebas dari jerat hukuman kasus korupsi KTP-Elektronik.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved