Satpam Menyamar Jadi Polisi Gadungan, Gaet Janda Muda Asal Sukoharjo Melalui Aplikasi Jodoh Online

Seorang Satpam menyamar jadi polisi gadungan guna menggaet janda muda asal Sukoharjo melalui aplikasi jodoh online, bernama Tantan dan meminjam uang

Satpam Menyamar Jadi Polisi Gadungan, Gaet Janda Muda Asal Sukoharjo Melalui Aplikasi Jodoh Online
Alfiyyatur Rohmah
Ilustrasi tanda kepemilikan senjata milik polisi gadungan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Seorang pria asal Boyolali yang berprofesi menjadi satuan pengamanan (Satpam) di sebuah perusahaan di Kecamatan Kartasura, Sukoharjo terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Pria berinisial HS (37) itu nekat menjadi polisi gadungan, untuk mencari pacar baru hingga meminjam uang Rp 3 juta lewat salah satu aplikasi pencarian jodoh online, bernama Tantan.

Menurut Kasatreskrim Polres Sukoharko, AKP Gede Yoga Sanjaya, yang mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, HS memasang foto profil di aplikasi tersebut dengan mengenakan seragam Polri.

"Fotonya profilnya editan, dia pakai badan anggota Polri yang kemudian wajahnya diganti dengan wajah dia," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (10/9/2019).

Kades Paluhombo Sukoharjo Diperas Rp 25 Juta Oleh Wartawan Gadungan dan Oknum LSM

Dengan bermodal foto profil tersebut, HS berhasil mendapatkan kenalan seorang wanita asal Sukoharjo berinisial DAL (24).

"Mereka awal berkenalan lewat Tantan pada bulan Juni 2019 lalu," imbuhnya.

DAL merupakan janda anak satu, yang berporfesi sebagai guru.

Sementara HS yang berprofesi menjadi Satpam itu merupakan seorang ayah yang sudah memiliki dua anak.

Dikatakan, HS dan DAL sudah bertemu beberapa kali, yang mana HS selalu mengenakan pakaian berlogo Polri untuk menyakinkan DAL.

Oknum Anggota TNI Curi Kotak Amal Masjid, Dikira TNI Gadungan

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved