Selamatkan Ayahnya yang Terpeleset, Pendaki Ini Cidera Terbentur Batu dan Dievakuasi di Gunung Lawu

Pendaki asal Surabaya, Jatim, Yohan Marvelous (31) harus dievakuasi dan ditandu karena cidera setelah menyelamatkan ayahnya yang terpeleset di Lawu

Selamatkan Ayahnya yang Terpeleset, Pendaki Ini Cidera Terbentur Batu dan Dievakuasi di Gunung Lawu
Istimewa
Proses evakuasi pendaki Surabaya, Yohan Marvelous (31) di Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pendaki asal Surabaya, Jatim, Yohan Marvelous (31) harus dievakuasi dan ditandu karena cidera setelah menyelamatkan ayahnya yang terpeleset saat turun dari puncak Gunung Lawu.

Berdasarkan informasi yang di himpun Tribunsolo.com, pendaki yang dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) tersebut melakukan pendakian bersama ayah dan saudaranya melalui jalur di Kabupaten Karanganyar.

Bagian Operasional SAR Karanganyar Fauzan Rasyid menjelaskan, saat menerima informasi adanya pendaki yang mengalami cidera pihaknya langsung menerjunkan 15 orang relawan.

Gunung Lawu Tawarkan Beragam Tempat Wisata, Salah Satunya Petik Buah Strawberry di Kebun

Menurut dia, Yohan dan keluarga melakukan pendakian ke Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Kandang pada Minggu (8/9/2019).

Adapun Yohan mengalami cidera kaki saat akibat terbentur batu saat hendak turun dari Hargo Dalem.

"Ayahnya terpleset dulu, mau menolong malah dia juga jatuh, tapi luntutnya terbentur batu dan bengkak, jadi tidak bisa jalan," katanya.

"Setelah mengalami cidera korban sempat beristirahat di warung Bu Saripah dan menulis memo kemudian dititipkan ke seorang pendaki untuk disampaikan ke basecamp," jelas dia membeberkan.

Soroti Trabas Gunung Lawu, DPPSBI dan Elemen Peduli Gunung Lawu Datangi Kantor KPH Solo

Dikatakan Fauzan, TRC mulai melakukan evakuasi pada Senin (9/9/2019) sekitar pukul 17.00 WIB.

Evakuasi yang dilakukan oleh TRC yang terdiri dari relawan AGL, PGL, RECO, RENDAN, SAR Karanganyar, MDMC Karanganyar, PMI Karanganyar, BPBD Karanganyar, KRI, serta Polsek Tawangmangu.

Namun, saat TRC melihat kondisi kesehatan Yohan dan keluarga, evakuasi ditunda dan dilanjutkan Selasa (10/9/2019) pagi.

Lebih lanjut dia menerangkan, korban dievakuasi melalui jalur Cemoro Sewu dan pada pukul 08.00 WIB TRC serta korban sampai di pos empat.

"TRC dan korban sampai di pos induk Cemoro Sewu sekitar pukul 11.16 WIB," terang dia.

 "Proses evakuasi korban dilakukan dengan ditandu," akunya menekankan. (*)

Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved