Jebolan PB Djarum Asal Solo

Semua Dijamin, Dilatih Jadi Atlet Bulu Tangkis Hebat di Indonesia, Apa Itu Disebut Dieksploitasi?

Jebolan PB Djarum tahun 1990 asal Solo, Villa Ratnasari merasa tuduhan eksploitasi anak pada pihak PB Djarum terlalu berlebihan.

Semua Dijamin, Dilatih Jadi Atlet Bulu Tangkis Hebat di Indonesia, Apa Itu Disebut Dieksploitasi?
Istimewa
Jebolan PB Djarum tahun 1990 asal Solo Villa Ratnasari bersama legenda bulu tangkis. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jebolan PB Djarum tahun 1990 asal Solo, Villa Ratnasari merasa tuduhan eksploitasi anak yang dialamatkan kepada pihak PB Djarum terlalu berlebihan.

Mantan atlet bulu tangkis semasa audisi itu mengatakan, dia dan anak-anak lainnya merasa tidak pernah ada eksploitasi seperti yang dituduhkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tersebut.

Selama mereka berada di Kudus, para pelatih dan pihak PB Djarum memberikan pelayanan yang terbaik.

"Tidak ada eksploitasi seperti yang dituduhkan," ungkap Villa kepada TribunSolo.com, Selasa (10/9/2019).

Audisi Djarum Dihentikan, Orangtua Atlet Cilik Kecewa: Bagi yang Miskin, Beasiswa adalah Anugerah

Dikatakan, para atlet diberikan pembinaan dengan baik meliputi fasilitas tempat tinggal, makanan, akomodasi lapangan, sekolah, fasilitas kesehatan hingga mendapat pelatihan dari atlet profesional.

Selain itu lanjut dia, ada juga vitamin dan alat- alat olahraga yang diberikan pada atlet.

"Semua dijamin, jadi yang seperti itu yang dibilang eksploitasi anak,?" tanya Villa menekankan.

Villa menyayangkan diberhentikannya audisi tersebut sebab sejak puluhan tahun sudah menjadi harapan banyak anak muda.

Beri Medali untuk Bangsa, Daftar Atlet Jebolan PB Djarum: dari Liem Swie King hingga Kevin Sanjaya

"Saya jelas menyayangka, diberhentikannya Audisi PB Djarum," papar dia.

Menurut Villa, sorotan KPAI yang akhirnya membuat PB Djarum menghentikan audisi, akhirnya mematikan mimpi para atlet muda berbakat di daerah yang ingin menembus PB Djarum dan menjadi atlet bulu tangkis profesional.

Dia menambahkan, bisa mengikuti audisi dan  masuk PB Djarum adalah hal yang membanggakan bagi setiap anak.

"Kasihan kalau melihat banyak anak berjuang di daerah mereka ingin masuk PB Djarum, tapi malah dihentikan," papar Villa. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved