Wiranto: Saya Sulit Bedakan Mana Wartawan Asing dan Provokator di Papua

Pasca kerusuhan di Papua dan Papua Barat, empat Warga Negara Australia yang ikut dalam demonstrasi di Sorong dideportasi ke negaranya.

Wiranto: Saya Sulit Bedakan Mana Wartawan Asing dan Provokator di Papua
Youtube Kompas TV
Menko Polhukam, Wiranto 

TRIBUNSOLO.COM, PAPUA - ‎Pasca kerusuhan di Papua dan Papua Barat, empat Warga Negara Australia yang ikut dalam demonstrasi di Sorong dideportasi ke negaranya.

Pemerintah Indonesia melalui Imigrasi dan petugas keamanan masih melakukan pembatasan dan pengawasan pada orang asing khususnya di Papua dan Papua Barat.

"Pengawasan orang asing masih kita lakukan karena keadaan memang membutuhkan kondisi yang terus kita pelihara kondusif," ucap Menteri koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, Senin (9/9/2019) di kantornya Kemenko Polhukam, Jakarta.

Sementara untuk kehadiran wartawan asing, diungkap Wiranto, kini masih dipertimbangkan untuk diberikan kebebasan seperti semula.

Wiranto Tegas Sebut Bendera Bintang Kejora Ilegal di Indonesia, Begini Penjelasannya

"Saya sudah bicara kan sulit membedakan wartawan (asing) dan provokator. Sehingga kita lakukan pembatasan dengan syarat tertentu, tidak sebebas-bebasnya," tegas Wiranto, dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Wiranto berharap kondisi di Papua dan Papua Barat bisa kembali pulih sehingga sektor pariwisata disana, seperti Raja Ampat kembali menjadi primadona para turis baik lokal maupun mancanegara.

Terakhir, Wiranto mengamini keadaan di lapangan lah yang memaksa pihaknya melakukan langkah-langkah antisipasi seperti pengawasan dan pembatasan orang asing.

"Kita harapkan semuanya pulih kembali, sehingga tempat-tempat indah di Papua bisa dikunjungi. Memang keadaan yang memaksa kita untuk melakukan langkah itu," tegas Wiranto.

Profil Susanto, Ketua KPAI yang Kini Jadi Sorotan Lantaran Kasus Audisi Umum Beasiswa PB Djarum

Jumlah pasukan

Wiranto juga angkat bicara soal jumlah pasukan keamanan TNI dan Polri di Papua dan Papua Barat.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved