Yati Pesek Bangga Festival Ketoprak Pelajar X Klaten Angkat Eksistensi Ketoprak untuk Generasi Muda

Seniman ketoprak kawakan, Yati Pesek menunjukkan kebanggaannya terhadap Festival Ketoprak Pelajar (FKP) X yang digelar oleh Amigo Group.

Yati Pesek Bangga Festival Ketoprak Pelajar X Klaten Angkat Eksistensi Ketoprak untuk Generasi Muda
TribunSolo.com/Reza Dwi
Yati Pesek usai jumpa pers FKP X di aula SD Krista Gracia Klaten kepada TribunSolo.com, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Seniman ketoprak kawakan, Yati Pesek menunjukkan kebanggaannya terhadap Festival Ketoprak Pelajar (FKP) X yang digelar oleh Amigo Group.

"Menurut saya adanya festival ketoprak membuat saya bangga, karena anak-anak muda ini jadi bisa meneruskan warisanbudaya," katanya usai jumpa pers FKP X di aula SD Krista Gracia Klaten kepada TribunSolo.com, Selasa (10/9/2019).

"Karena dulu saya sempat khawatir bagaimana kalau ketoprak hilang begitu saja padahal itu juga peninggalan nenek moyang kita, khususnya menggeluti ketoprak," imbuh dia.

Prempuan yang terkenal karena ketoprak humornya di televisi kala itu membeberkan, bahwa selama beberapa tahun belakangan ini festival ketoprak sempat vakum di beberapa daerah.

Sebanyak 64 Peserta Akan Ikuti Festival Ketoprak Pelajar X Tahun 2019 di Klaten

"Tapi saya senang akhir-akhir ini ketoprak bisa berkembang lagi," harap dia.

"Dan Amigo bisa mengeksiskan ketoprak dari anak-anak SD, SMP sampai SMA," akunya menekankan.

Yati Pesek berharap ke depan anak-anak akan lebih mencintai kebudayaan Jawa khususnya ketoprak.

Sebelumnya, FKP X akan kembali digelar pada 12 September 2019 di aula SD Krista Gracia Klaten.

Pelawak Yati Pesek Diundang dalam Wilujengan Nagari Satgas Panca Narendra Keraton Solo

Terdapat 64 peserta dari 3 tingkat sekolah mulai SD, SMP dan SMA yang akan mengikuti acara tersebut.

FKP digelar sebagai stimulan bagi sekolah dalam hal pelestarian budaya Jawa melalui ketoprak, sekaligus sebagai penguatan pendidikan karakter.

FKP dinilai tidak hanya sekadar menjadi rutinitas pergelaran ketoprak yang digelar setiap tahun namun sebagai tempat untuk mengajarkan kemajemukan. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved