Berita Solo Terbaru

Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva Kampanye Gerakan Makan Telur, 100 Juta Telur di SD Djama’atul Ichwan

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva yang juga ketua umum Syarikat Islam (SI) turut serta dalam kampanye makan telur untuk anak.

Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva Kampanye Gerakan Makan Telur, 100 Juta Telur di SD Djama’atul Ichwan
TribunSolo.com/Agil Tri
Mantan ketua MK Hamdan Zoelva saat foto bersama murid SD Djama’atul Ichwan, Surakarta,Rabu (11/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva yang juga ketua umum Syarikat Islam (SI) turut serta dalam kampanye makan telur untuk anak.

Hamdan Zoelva juga mengkapanyekan program tersebut yang diberi sebutan Gerakan Makan (gema) 100 juta telur di SD Djama’atul Ichwan, Surakarta, Rabu (11/9/2019).

Gema 100 juta telur merupakan program baru dari Kementrian Koordinator Perekonomian dan Kementrian Pertanian, dengan menggandeng PT Charoen Pokphan Indonesia sebagai produsen telur dan SI.

Kampanye ini digalakan, karena konsumsi telur di Indonesia masih dianggap rendah, padahal telur kaya akan protein.

"Kami prihatin masih rendahnya konsumsi telur di Indonesia, makanan yang kaya protein, mudah didapat dan harga sangat terjangkau."

"SI mendukung program Gema ini, kita siapkan 345 sekolah di seluruh Indonesia," katanya.

Gerakan Aspirasi Muda Lawu Berikan Pelatihan Potong Rambut Gratis untuk UMKM di Karanganyar

Tujuh Instalasi Listrik Terkena Dampak Kebarakan Shelter Kuliner Pucang Sawit Solo

Kisah Kenangan BJ Habibie, Lain dari Era Soeharto, Di Depan Habibie Menteri Berani Menggebrak Meja

Asisten deputi peternakan dan perikanan Kemenko Perekonomian, Toni Nainggolan, mengatakan Gema 100 Juta Telur dilakukan dalam rangka kampanye peningkatan gizi anak sekolah dan santri.

"Di Indonesia tingkat konsumsi telur baru 111 butir pertahun, kalah dengan Malaysia yang sudah mencapai 320 butir."

"Maka kita galakkan peningkatan gizi anak dengan gerakan makan telur ini sampai ke pelosok Indonesia," kata Toni.

Sementara itu, Sekjen Charoen Pokphand Indonesia Foundation CPFI, Aan Siadari menambahkan, telor yang didistribusikan program ini adalah telor fertile fresh yang berwarna putih.

"Pelaksanaan di Solo ini pun menandai dilakukannya secara serentak pendistribusian 3,2 Juta butir telor diseluruh wilayah kerja PT Charoen Pokphand Indonesia," tandas Aan.

Untuk siswa SD Djama’atul Ichwan yang berjumlah 1200 siswa, akan mendapatkan 10 butir telur yang pelaksanaannya akan diatur oleh pihak Sekolah. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved