Polisi di Solo Terlanjur Gugat BRI karena Rekening Diblokir, Ternyata yang Blokir Istrinya Sendiri

Polisi di Solo Terlanjur Gugat BRI, Ternyata Rekening Diblokir Istri Sendiri

Polisi di Solo Terlanjur Gugat BRI karena Rekening Diblokir, Ternyata yang Blokir Istrinya Sendiri
kontan.co.id
Foto Ilustrasi : Kegiatan pelayanan di salah satu kantor BRI. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus polisi menggugat BRI di Solo karena rekeningnya diblokir misterius, mencuatkan fakta baru.

Sebelumnya diberitakan, anggota Satnarkoba Polresta Surakarta, Denny Setiawan, menggugat BRI karena rekeningnya secara misterius diblokir.

Rekening Bank Anggota Polresta Solo Mendadak Menyusut hingga Minus 28 Juta, Bank BRI Dituntut

Ratusan Nasabah Belum Kembalikan Kelebihan Saldo, Bank Mandiri: Jumlahnya di Bawah Rp 10 Miliar

Nah, dalam persidangan, terungkap, yang memblokir rekening Denny Setiawan, ternyata istrinya sendiri.

Pegawai BRI yang diduga telah memblokir rekening milik Denny secara sepihak ternyata istri Denny yang bernama Puput Kusuma.

Hal tersebut diketahui dari hasil sidang lanjutan kasus pemblokiran rekening anggota Opsnal Satnarkoba Polresta Surakarta itu di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/9/2019).

Kuasa hukum Denny Setiawan, Heroe Setiyanto mengatakan, dari pengakuan perwakilan BRI di persidangan, pemblokiran rekening Denny dilakukan oleh istrinya. 

"Iya, pemblokiran rekening Pak Denny dilakukan istrinya (Puput Kusuma). Itu pengakuan dari BRI cabang Solo Slamet Riyadi," kata Heroe saat dikonfirmasi Kompas.com di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/9/2019).

"Kita akan tetap melangkah secara komitmen awal. Karena bagaimanapun juga sebagai pembelajaran BRI," ujar dia.

Denny melalui kuasa hukumnya juga menuntut pihak BRI untuk membayar sanksi kerugian material sebesar Rp 10 juta dan kerugian imaterial Rp 1 miliar.

Heroe menilai, ganti rugi bukan tanggung jawab pribadi Puput, melainkan tanggung jawab instansi. Karena Puput bekerja bukan untuk pribadi.

Halaman
12
Editor: Aji Bramastra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved