Berita Solo Terbaru

Tersangka Peracik Ciu Maut di Solo Terancam Penjara 15 Tahun Sampai Seumur Hidup

Tersangka Peracik Ciu Maut Sigit Seno Sutanto (46) warga Desa Joho, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah terancam penjara 15 tahun-seumur hidup

Tersangka Peracik Ciu Maut di Solo Terancam Penjara 15 Tahun Sampai Seumur Hidup
TribunSolo.com/Reza Dwi Wijayanti
Kapolresta Solo saat melakukan pers rilis miras maut menewaskan 5 orang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tersangka Peracik Ciu Maut Sigit Seno Sutanto (46) warga Desa Joho, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah terancam penjara 15 tahun sampai seumur hidup.

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengatakan, tersangka Sigit Seno Sutanto dijerat dengan pasal 196 UU No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Selain itu, dia juga dijerat dengan pasal 204 ayat (1) dan (2) KUHP.

Dari dua pasal tersebut peracik ciu maut yang menewaskan lima orang di Jebres tersebut terancam penjara mulai 15 tahun sampai seumur hidup.

"Pasal tersebut untuk menjerat peracik ciu maut itu," papar AKBP Andy Rifai.

Polisi Tetapkan Peracik Ciu Maut di Solo Jadi Tersangka, 5 Orang Tewas: Tersangka Serahkan Diri

Begini Kronologi Miras Maut yang Tewaskan 5 Orang di Solo: Gunakan Campuran Alkohol 96 Persen

Terbongkar, Ini Racikan Miras Oplosan yang Tewaskan Lima Orang di Jebres Solo

Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian satu jerigen ukuran isi 20 litter, dua botol air mineral kosong, dan lain sebagainya.

Sementara, lima orang yang tewas adalah Ateng, Agik, Joko Semedi alias UUK alias Setep, Supardi alias Klowor dan Pudiharto alias Iput.

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengatakan, para korban ini membeli miras racikan Tersangka Sigit dengan ukuran 1,5 litter pada Minggu (8/9/2019).

"Yang membeli miras itu Joko Semedi," papar AKBP Andy Rifai.

"Dalam racikan miras itu alkoholnya 96 Persen," terang AKBP Andy.

Setelah itu, pada Senin (9/9/2019) mereka kembali membeli miras lagi pada Sigit untuk diminum, namun yang membeli kali ini adalah Agik.

Keenam orang akhirnya minum bersama di pinggir Sugai Bengawan Solo di dalam lokasi proyek pembangunan pintu air Demangan di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres.

"Setelah minum mereka mengalami gejala seperti orang keracunan dan meninggal, yang selamat Dian Septianto," papar AKBP Andy. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved